Organisasi advokasi Stand With Crypto resmi mengesahkan 32 kandidat untuk memperebutkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat dalam pemilu midterm 2026. Pengumuman dari grup yang diluncurkan Coinbase pada 2023 ini dirilis Senin, 25 Agustus, memberi waktu sekitar dua bulan kampanye intensif sebelum pemilu umum November.
Pilihan 32 nama ini tidak dilakukan acak. Stand With Crypto menyaring para politisi murni berdasarkan pandangan kebijakan mereka terhadap aset digital. Fokus utama organisasi diarahkan pada daerah pemilihan kompetitif, area di mana suara komunitas kripto diproyeksikan bisa langsung menentukan hasil kemenangan.
Direktur Eksekutif Stand With Crypto, Mason Lynaugh, menyebut pemilih kripto saat ini berkembang menjadi blok pemilih yang tahan lama dan termotivasi. Bukti sentimen ini terekam pada bulan Maret lalu. Saat itu, organisasi mengesahkan enam kandidat perdana - tiga dari Partai Republik dan tiga dari Partai Demokrat - yang seluruhnya berhasil lolos dari pemilihan primer.
Uang Ratusan Juta Dolar Belum Menjamin RUU Lolos
Kucuran dana kripto di panggung politik Washington punya rekam jejak panjang. Sepanjang siklus pemilu 2024, berbagai organisasi dan komite aksi politik (PAC) kripto menghabiskan lebih dari $170 juta untuk mendukung politisi pilihan mereka. Injeksi dana ini terbayar saat lebih dari 270 kandidat pro-kripto dikirim ke Kongres pada 2025.
Tapi mengamankan ratusan kursi terbukti belum bisa memuluskan pengesahan aturan main aset digital.
Nasib RUU CLARITY (Digital Asset Market Clarity Act) menjadi bukti. RUU ini sebenarnya sudah lolos dari DPR dengan mengantongi dukungan bipartisan sejak Juli 2025, namun drafnya tak kunjung diproses Senat. Kebuntuan ini baru akan diuji lewat jadwal cloture motion pada 15 September mendatang, tepat setelah masa reses berakhir.
๐ Baca JugaPrajurit AS Kantongi $400 Ribu di Polymarket Pakai Info Rahasia - Tapi Perlawanannya Kini Mengancam Wewenang CFTC
Manuver Trump Membawa Beban Baru
Tekanan politik untuk meloloskan aturan ini makin rumit minggu lalu ketika Donald Trump tampil bersama sejumlah CEO kripto dan terang-terangan mendesak Senat meresmikan CLARITY.
Desakan ini justru membawa beban baru bagi industri. Jajak pendapat terbaru menunjukkan mayoritas warga AS menilai investasi kripto keluarga Trump tidak pantas. Ikatan keuangan yang erat antara keluarga mantan presiden ini dengan industri kripto dinilai bisa mempersulit proses voting di Senat akibat munculnya resistensi publik.
Bagi pelaku pasar, bulan September akan menjadi medan tarik-ulur regulasi yang berat. Upaya mengamankan aturan main permanen di Senat kini harus berjalan di tengah sorotan konflik kepentingan, berbarengan dengan tugas 32 kandidat baru yang bersiap bertarung memperebutkan kursi hingga November nanti. Dilansir dari Cointelegraph.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




