๐Ÿ“… Rabu, 2 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Tectonic Kebobolan $75 Juta Lewat Manipulasi 20 Menit - Tapi Penyedia Oracle Tegaskan Sistem Mereka Tidak Rusak

Tectonic Kebobolan $75 Juta Lewat Manipulasi 20 Menit - Tapi Penyedia Oracle Tegaskan Sistem Mereka Tidak Rusak

Co-founder RedStone Marcin Kazmierczak membantah asumsi bahwa oracle miliknya menjadi penyebab hilangnya $75 juta dari protokol DeFi Tectonic. Oracle mereka mencatat harga token TONIC akurat dan bekerja sesuai dengan kondisi pool pasar yang dipantau saat serangan terjadi.

Dalam rentang waktu sekitar 20 menit, penyerang mendorong harga TONIC naik hingga 100 kali lipat. Setelah nilainya melambung tajam, pelaku langsung menyetor token itu ke Tectonic sebagai jaminan untuk menarik pinjaman dalam bentuk aset kripto lain yang jauh lebih likuid. Peneliti Weilin Li mengidentifikasi sekitar 364,6 triliun TONIC dipakai dalam posisi pinjaman ini. Aset sebanyak itu di atas kertas harus bernilai $375 juta untuk menopang penarikan dana $75 juta, mengingat Tectonic menerapkan faktor kolateral 20% bagi token TONIC.

Angka di Layar Bukan Uang Nyata

Titik kegagalan platform ada pada cara mereka menerima jaminan pinjaman. Tectonic mengizinkan harga yang dimanipulasi masuk sebagai kolateral tanpa menguji berapa banyak pasokan TONIC yang sebenarnya bisa dijual ke pasar sebelum nilainya kembali jatuh. Kazmierczak menyatakan desain Tectonic mencampuradukkan dua fungsi yang seharusnya beroperasi terpisah, yaitu tugas melaporkan harga dan tugas memvalidasi bahwa nilai itu aman untuk dijadikan patokan pinjaman.

Batas maksimal pinjaman yang terhubung langsung dengan ketersediaan likuiditas seharusnya menjadi perlindungan utama protokol. Tectonic sebenarnya juga bisa membatasi eksposur kerugian lewat penerapan batas dampak harga, persyaratan kedalaman pasar minimum, dan penyesuaian kolateral dinamis. Kazmierczak menilai pemakaian rata-rata harga berbobot waktu (TWAP) yang lebih panjang bukan solusi yang tepat. Kenaikan nilai 100 kali lipat dalam hitungan menit sudah menjadi tanda peringatan bahwa sebuah aset tidak layak menopang pinjaman dalam skala besar.

Pola Lama yang Berulang

Serangan eksploitasi terhadap token berkapitalisasi kecil sudah memicu kerugian di platform lain. Kurang dari sepekan lalu pada 27 Agustus, platform Moonwell juga kehilangan $8,7 juta setelah seorang peretas menggunakan langkah serupa pada harga token MAMO yang sepi peminat. Kasus paling besar menimpa Mango Markets pada bulan Oktober 2022 yang kehilangan lebih dari $100 juta akibat manipulasi harga token MNGO. Pelaku insiden Mango Markets, Avraham Eisenberg, sempat divonis bersalah sebelum akhirnya hukuman dibatalkan pada bulan Mei 2025 akibat masalah jurisdiksi pengadilan.

Sampai tulisan ini dibuat, baik pengembang Tectonic maupun pengelola jaringan Cronos belum merilis laporan teknis resmi mengenai kontrol risiko apa saja yang dalam posisi aktif saat kerugian terjadi. Bagi pengembang ekosistem DeFi, deretan kejadian ini memberi pelajaran konkret bahwa nilai aset di atas kertas tidak berguna ketika pasar tidak punya cukup pembeli untuk mencairkannya.

Volume DEX Robinhood Chain Tembus $1,59 Miliar dalam 4 Hari - Tapi Saham Tokenisasi Kalah dari Memecoin๐Ÿ“Œ Baca JugaVolume DEX Robinhood Chain Tembus $1,59 Miliar dalam 4 Hari - Tapi Saham Tokenisasi Kalah dari Memecoin

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Volume DEX Robinhood Chain Tembus $1,59 Miliar dalam 4 Hari - Tapi Saham Tokenisasi Kalah dari Memecoin


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share