Time-Weighted Average Price (TWAP) adalah strategi perdagangan kripto yang membagi transaksi besar menjadi beberapa bagian kecil secara bertahap dalam jangka waktu tertentu. Cara ini digunakan untuk menghindari lonjakan harga pasar akibat pembelian atau penjualan dalam jumlah besar sekaligus, sehingga pengguna bisa memperoleh harga rata-rata yang lebih adil dan stabil.
๐ Cara baca: taim wei-tid e-ve-ridj prais
Penjelasan
Bayangkan kamu ingin membeli 100 kilogram beras di pasar tradisional. Jika kamu langsung mendatangi satu toko dan memborong semuanya sekaligus, penjual beras mungkin akan menaikkan harganya karena melihat ada pembeli yang sangat butuh beras dalam jumlah banyak.
Untuk menyiasatinya, kamu mengutus seorang asisten untuk membeli beras tersebut secara mencicil, misalnya membeli 10 kilogram setiap satu jam dari berbagai toko sepanjang hari. Dengan cara ini, harga beras di pasar tetap stabil, dan kamu bisa mendapatkan harga beli rata-rata yang lebih murah dibanding memborongnya sekaligus.
Time-Weighted Average Price atau TWAP adalah indikator sekaligus algoritma perdagangan yang menghitung harga rata-rata suatu aset kripto berdasarkan waktu, bukan volume transaksi. Algoritma ini bekerja dengan membagi satu pesanan besar menjadi beberapa pesanan kecil yang dieksekusi secara merata pada interval waktu yang sudah ditentukan, misalnya setiap 5 atau 10 menit selama periode tertentu.
Strategi ini sangat berguna bagi institusi atau investor besar yang ingin melakukan transaksi dalam jumlah besar. Jika mereka membeli atau menjual aset kripto senilai jutaan dolar sekaligus di pasar, tindakan tersebut bisa memicu kepanikan atau lonjakan harga yang merugikan mereka sendiri akibat adanya slippage.
Dengan menggunakan TWAP, transaksi besar tersebut akan tersamar karena masuk ke pasar dalam bentuk pecahan-pecahan kecil. Hal ini membantu menjaga kestabilan harga pasar dan memastikan investor mendapatkan harga rata-rata yang mendekati harga pasar yang sebenarnya sepanjang periode transaksi tersebut.
Secara matematis, TWAP dihitung dengan menjumlahkan harga penutupan atau rata-rata harga tertinggi, terendah, pembukaan, dan penutupan dari setiap interval waktu tertentu, lalu membaginya dengan jumlah total interval tersebut. Penggunaan algoritma TWAP dalam eksekusi order besar sering kali dilengkapi dengan parameter acak pada ukuran pesanan dan jeda waktu eksekusi demi mencegah pelaku pasar lain terdeteksi oleh bot perdagangan frekuensi tinggi yang memburu pergerakan order besar untuk melakukan front-running.
๐ฎ๐ฉ Konteks Indonesia
Di Indonesia, saat melakukan transaksi aset kripto menggunakan strategi TWAP di exchange terdaftar yang berstatus Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK), setiap transaksi pecahan yang dieksekusi oleh algoritma tersebut tetap akan dikenai pajak final sesuai dengan ketentuan perpajakan yang diawasi oleh OJK/Bappebti. Investor lokal perlu memperhatikan biaya transaksi kumulatif dari setiap pecahan order TWAP agar efisiensi harga rata-rata yang diperoleh tidak habis tergerus oleh biaya admin tambahan dari platform.
Contoh
Bayangkan kamu memiliki tangki air besar untuk menyiram tanaman sensitif di kebun. Jika kamu mengguyur semua air tersebut sekaligus, tanah akan erosi dan tanaman bisa rusak akibat banjir mendadak. Sebaliknya, kamu memasang sistem irigasi tetes yang mengalirkan air sedikit demi sedikit setiap beberapa menit secara konsisten sepanjang hari. Dengan demikian, tanah dapat menyerap air dengan baik tanpa merusak struktur kebun, mirip seperti TWAP yang mengalirkan dana transaksi besar secara bertahap agar tidak mengguncang harga pasar.
Apa perbedaan utama antara TWAP dan VWAP?
Perbedaan utamanya terletak pada faktor penentu rata-rata. TWAP hanya menggunakan variabel waktu dalam perhitungannya, sedangkan VWAP memasukkan variabel volume transaksi. TWAP cocok untuk pasar dengan likuiditas rendah karena membagi transaksi secara merata tanpa memedulikan volume transaksi saat itu.
Kapan waktu terbaik bagi investor untuk menggunakan strategi TWAP?
TWAP paling efektif digunakan saat investor ingin mengeksekusi pesanan besar pada aset kripto yang kurang likuid atau saat kondisi pasar sedang tidak terlalu bergejolak. Dengan membagi transaksi dalam periode waktu yang panjang, investor dapat menghindari pergeseran harga yang tajam.
๐ง Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 23 Agustus 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




