๐Ÿ“… Sabtu, 10 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Tether Bekukan 1,45 Juta USDT Milik THORChain - Lalu Dibuka Lagi 2 Jam Kemudian Tanpa Peringatan

Tether Bekukan 1,45 Juta USDT Milik THORChain - Lalu Dibuka Lagi 2 Jam Kemudian Tanpa Peringatan

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Technical co-founder THORChain Chad Barraford membeberkan temuan bahwa penerbit stablecoin Tether telah mengambil langkah sepihak membekukan empat alamat vault USDT yang beroperasi di jaringan THORChain pada hari Jumat. Manuver penahanan ini berdampak langsung dengan mengunci total aset sekitar 1,45 juta USDT yang berada di dalam brankas protokol lintas-rantai, menahan seketika aliran dana para pengguna.

Akses Dipulihkan Setelah Dua Jam

Pemblokiran aset di ekosistem THORChain itu berumur sangat pendek. Sekitar dua jam setelah insiden penguncian awal terdeteksi, pihak Tether akhirnya memutuskan mencabut status daftar hitam pada keempat alamat vault yang terdampak. Pencabutan larangan ini membuat seluruh simpanan brankas kembali aktif beroperasi, dan aktivitas perdagangan lintas-rantai di jaringan itu bisa kembali berjalan normal menyusul pemulihan akses.

Eksekusi Tanpa Komunikasi Awal

Satu hal yang ditegaskan dari insiden ini adalah absennya koordinasi awal antar entitas kripto. Pihak THORChain menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak menerima bentuk komunikasi atau peringatan awal dari pihak Tether sebelum tindakan pembekuan dieksekusi. Penerbit stablecoin memutus akses dana jutaan dolar begitu saja tanpa memberikan rincian alasan kepada pengelola protokol yang bersangkutan.

Sorotan Terhadap Kebijakan Blokir Tether

Kasus penahanan dana di jaringan THORChain menambah panjang daftar sorotan hukum terhadap kebijakan seputar pembekuan aset milik Tether. Perusahaan penerbit stablecoin ini tercatat sedang menghadapi gugatan hukum dari pihak Conduit Technology yang mempersoalkan penahanan dana senilai 2,76 juta USDT di platform mereka.

Gugatan bernilai lebih besar yang ikut menguji kebijakan blokir datang dari seorang warga negara Thailand yang melayangkan tuntutan atas penahanan aset senilai 42,4 juta USDT. Tindakan pemblokiran puluhan juta dolar dalam kasus ini kabarnya dieksekusi oleh pihak Tether hanya berdasarkan adanya permintaan informal yang diajukan oleh penegak hukum setempat.

Bagi ekosistem desentralisasi, rentetan kasus penahanan dana ini menjadi peringatan nyata soal batas kendali infrastruktur mereka. Kontrol dari entitas terpusat terbukti bisa menghentikan aliran modal di jaringan kapan saja tanpa memerlukan aba-aba.

Wall Street Pindahkan Aset ke Blockchain - Tapi Laporan 79 Halaman Ungkap Pemenang Terbesarnya Bukan Bitcoin๐Ÿ“Œ Baca JugaWall Street Pindahkan Aset ke Blockchain - Tapi Laporan 79 Halaman Ungkap Pemenang Terbesarnya Bukan Bitcoin

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: GSR Guyur Modal $100 Juta ke Hare - Bidik Pasar Vault Terkurasi $8,6 Miliar


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share