๐Ÿ“… Jumat, 25 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Trader Kripto Pindahkan $175 Miliar ke Kontrak Saham Publik - Volume Perpetual RWA Melonjak Tembus $365 Miliar

Trader Kripto Pindahkan $175 Miliar ke Kontrak Saham Publik - Volume Perpetual RWA Melonjak Tembus $365 Miliar

Volume trading perpetual Real World Asset (RWA) di berbagai bursa terdesentralisasi menembus $365 miliar sepanjang kuartal ketiga 2026. Data dari pelacak pasar CryptoRank menunjukkan angka transaksi ini tumbuh 32% dibandingkan dengan total volume yang tercatat pada periode tiga bulan sebelumnya.

Aktivitas perdagangan onchain kini makin terhubung dengan berbagai instrumen keuangan konvensional. Kontrak perpetual RWA memberi ruang bagi para trader untuk memperoleh eksposur pergerakan harga dari bermacam aset tradisional - mulai dari saham publik, komoditas, hingga berbagai indeks pasar - langsung di atas infrastruktur blockchain. Melalui kontrak derivatif ini, trader tidak memiliki kewajiban untuk membeli atau menyimpan aset fisiknya di dunia nyata, melainkan memperdagangkan kontrak yang melacak nilai aset aslinya tanpa batas waktu kedaluwarsa.

Saham Publik Kuasai Mayoritas Transaksi

Dari seluruh kategori aset dunia nyata yang diperdagangkan lewat jalur kontrak perpetual, derivatif saham publik (public equities) mengambil porsi dominan di kuartal ketiga. Kategori tunggal ini menyumbang volume $175 miliar, setara dengan sekitar 48% dari total keseluruhan transaksi derivatif RWA yang berputar di berbagai bursa desentralisasi.

Minat pada saham publik mendorong ekosistem derivatif RWA ke titik puncak pada awal kuartal. Juli 2026 menjadi bulan tersibuk dengan volume bulanan mencetak rekor tertinggi di angka $141 miliar. Jika dibandingkan dengan posisi pada awal tahun 2026 yang hanya berada di level $23,1 miliar, perputaran dana bulanan pada bulan Juli menunjukkan lonjakan 513%.

Rotasi Likuiditas ke Aset Kripto Utama

Rekor volume tinggi di bulan Juli tidak bertahan konstan pada bulan berikutnya. Aktivitas perdagangan bulanan di berbagai platform derivatif terkoreksi sebesar 13,5% pada bulan Agustus, menekan angka transaksi turun ke posisi $122 miliar.

Penurunan volume pada bulan Agustus berkaitan dengan pergeseran arah modal para pelaku pasar. Rotasi likuiditas mulai berjalan ketika sebagian trader merelokasi dana mereka dari kontrak aset tradisional, lalu memutarnya kembali ke aset kripto utama seperti Bitcoin.

Volume Transfer USDC Tembus $121 Miliar Sehari - Namun 90 Persennya Ternyata Ilusi Bot Farming Aerodrome๐Ÿ“Œ Baca JugaVolume Transfer USDC Tembus $121 Miliar Sehari - Namun 90 Persennya Ternyata Ilusi Bot Farming Aerodrome

Pola aliran dana onchain ini membuktikan trader memperlakukan saham publik sebagai alternatif instrumen yang rotasinya bersisian langsung dengan mata uang digital asli di satu dompet. Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Ondo Finance Buka Jalur Langsung Saham ke Ethereum - Institusi Kini Cetak Token Tanpa Uang Tunai


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share