๐Ÿ“… Jumat, 25 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Tenaga Kerja AS Bertambah 162.000 Orang - Citigroup Langsung Coret Proyeksi Penurunan Suku Bunga 2026

Tenaga Kerja AS Bertambah 162.000 Orang - Citigroup Langsung Coret Proyeksi Penurunan Suku Bunga 2026

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat untuk bulan Agustus baru saja membalik ekspektasi pasar kripto soal arah kebijakan moneter. Citigroup merespons data tenaga kerja itu dengan merevisi jadwal proyeksi penurunan suku bunga acuan The Fed, menggesernya mundur ke Juni 2027. Pada estimasi yang dirilis sebelumnya, bank investasi itu mematok langkah pemangkasan akan dieksekusi antara Oktober atau selambatnya Desember 2026.

Bursa kerja yang menunjukkan performa solid menjadi alasan utama mundurnya jadwal pelonggaran bank sentral. Data mencatat pertambahan tenaga kerja AS bulan Agustus menembus 162.000 orang. Hasil itu melampaui konsensus ekonom yang hanya mematok 53.000 pekerja baru, sementara tingkat pengangguran tertahan pada posisi 4,1%.

Jalur Pengetatan Belum Berhenti

Serapan pekerja yang tinggi berjalan searah dengan langkah pengetatan The Fed belum lama ini. Bank sentral baru saja menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada 16 September 2026. Keputusan itu menempatkan suku bunga di rentang 3,75% hingga 4%, sekaligus mengakhiri masa jeda panjang sebagai langkah pengetatan pertama semenjak Juli 2023.

Dua ekonom Citi, Andrew Hollenhorst dan Veronica Clark, menilai fondasi pasar tenaga kerja yang kokoh memberi ruang bagi The Fed untuk terus menahan likuiditas uang. Bank sentral dipastikan tetap mempertahankan fokus ketatnya dalam menekan inflasi karena tidak terbebani bayang-bayang risiko perlambatan pembukaan lapangan kerja.

Ongkos Modal Bertahan Mahal

Arah pandangan dari dalam ruang komite The Fed justru menunjuk pada potensi pengetatan susulan. Dokumen rilis proyeksi dot-plot terbaru mengungkap bahwa 16 dari 18 pejabat The Fed terang-terangan memperkirakan adanya minimal satu kenaikan suku bunga lanjutan sebelum kalender tahun 2026 ditutup.

Manajer Dana Institusi Cuma Pegang Kripto 1-2 Persen - Tapi Menolak Jual Saat Harga Anjlok 50 Persen๐Ÿ“Œ Baca JugaManajer Dana Institusi Cuma Pegang Kripto 1-2 Persen - Tapi Menolak Jual Saat Harga Anjlok 50 Persen

Bagi pelaku pasar kripto, ekspektasi suku bunga tinggi yang diperpanjang durasinya membawa konsekuensi langsung berupa ongkos pinjaman yang mahal. Situasi makroekonomi ini berpotensi memperketat arus likuiditas yang mengalir ke instrumen aset berisiko. Bitcoin dan keseluruhan ekosistem kripto kini berhadapan dengan prospek masuknya suplai modal yang tidak akan selonggar proyeksi awal.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Bukan Sekadar Aturan: Bank Sentral Eropa Beli Sekuritas Tokenisasi Pakai Dana Sendiri


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share