Trader veteran Peter Brandt menyatakan dirinya masih mempertahankan posisi long Bitcoin pada 28 Agustus 2026. Lewat sebuah unggahan di X, ia mengonfirmasi posisinya saat aset kripto ini diperdagangkan di kisaran $80.000. Brandt membeli Bitcoin pada 20 Agustus, tepat setelah harga menembus neckline dari pola inverse head-and-shoulders.
Berbalik Arah Saat Pola Selesai
Sebelum pola teknikal itu terbentuk utuh, Brandt memprediksi probabilitas 60% bagi Bitcoin untuk melanjutkan tren penurunan. Pandangan itu langsung ia tinggalkan begitu pola selesai dan harga menembus neckline. Keputusan ini sejalan dengan kinerja Bitcoin yang mencatat reli sekitar 28% sepanjang bulan Agustus. Lonjakan harga membawa Bitcoin menuju penutupan bulan terkuatnya sejak November 2024, sebuah pemulihan besar mengingat aset ini sebelumnya anjlok lebih dari 50% dari titik puncak pada Oktober 2025.
Portofolio Brandt saat ini tidak hanya berisi Bitcoin. Ia membuka posisi long di komoditas gandum, kedelai, jagung, bungkil kedelai, gula, serta peso Meksiko, di samping memegang posisi short pada lean hogs. Kendati merinci posisi komoditasnya, ia tidak membeberkan detail perdagangan Bitcoin miliknya. Harga masuk, ukuran posisi, tingkat leverage, hingga target level untuk keluar tidak ia ungkap. Brandt memperingatkan bahwa posisinya bisa berbalik sewaktu-waktu dalam tempo satu hari, membuat manuvernya sulit dijadikan patokan prakiraan harga jangka panjang.
Tertahan di Angka $82.000
Momentum kenaikan yang dibidik Brandt bertabrakan dengan batas harga di pasar. Bitcoin sempat menembus level $80.000 pada 25 Agustus untuk kali pertama sejak pertengahan Mei. Pergerakan itu menyentuh angka $81.238 sebelum kehilangan tenaga. Pada perdagangan 28 Agustus, harga mencapai titik tertinggi intraday di $81.280 dan turun menyentuh titik terendah $78.828. Kendati mencetak rekor harian, Bitcoin berulang kali gagal menetap di atas level $82.000.
Sinyal breakout teknis yang menjadi acuan Brandt baru akan terkonfirmasi jika Bitcoin mencetak penutupan harian dan menjaga perdagangan stabil di atas zona $80.000 hingga $82.000. Penolakan beruntun di area ini menandakan tingginya volume jual setiap kali harga mencoba mendaki ke atas level itu.
Dukungan Institusi dan Faktor Makro
Tarik-ulur pergerakan Bitcoin beriringan dengan mengalirnya arus modal institusional. Sepanjang lima sesi perdagangan pada minggu yang berakhir 21 Agustus, spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat menarik masuk dana sekitar $1,92 miliar. Produk IBIT dari BlackRock menerima kucuran dana terbesar dari total aliran modal ini.
๐ Baca JugaOpsi Bitcoin $6,4 Miliar Hangus Jumat - Taruhan Besar Menyambut Ketua The Fed Baru
Faktor makroekonomi juga memberikan ruang bagi aset kripto. Pejabat Treasury Amerika Serikat mengumumkan operasi buyback dengan skala lebih besar untuk obligasi jangka panjang lama. Langkah kebijakan ini berdampak pada pelemahan nilai tukar dolar dan turunnya yield jangka panjang. Kondisi moneter ini melonggarkan jalan bagi pergerakan aset berisiko. Saat dana institusional sudah masuk dan parameter makro berpihak, konfirmasi arah pasar bergantung pada kemampuan Bitcoin menembus resisten di angka $82.000.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Opsi Bitcoin $6,4 Miliar Hangus Jumat - Taruhan Besar Menyambut Ketua The Fed Baru
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




