๐Ÿ“… Jumat, 14 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Trezor Kebobolan Lewat Mitra Pengiriman - Alamat Rumah 14.000 Pemilik Kripto Terekspos

Trezor Kebobolan Lewat Mitra Pengiriman - Alamat Rumah 14.000 Pemilik Kripto Terekspos

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Alamat rumah, nomor telepon, dan nama lengkap hampir 14.000 pembeli dompet perangkat Trezor baru saja terekspos. ShipMonk, mitra penyedia layanan pengiriman Trezor, mengalami akses tidak sah ke dalam sistemnya dan mengekspos data pelanggan dari tujuh negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Swedia, Kolombia, Brasil, Italia, dan Portugal.

Dari total korban, 11.742 pelanggan kehilangan privasi penuh karena nama, email, nomor telepon, serta alamat pengiriman mereka bocor. Sementara itu, 1.947 pelanggan lainnya terdampak pada tingkat yang lebih ringan, dengan data yang terekspos hanya berupa nama, kota, dan email. Trezor sudah mengirim peringatan lewat email kepada semua pihak yang datanya terimbas insiden ini. Bagi pelanggan yang tidak menerima notifikasi, data mereka dipastikan aman. Pembeli yang bertransaksi lewat Amazon juga terhindar dari peretasan ini karena menggunakan mitra logistik yang berbeda.

Bukan Asetnya, Tapi Pemiliknya

Trezor menegaskan bahwa sistem internal mereka tidak ditembus. Dompet perangkat dan aset kripto di dalamnya tetap utuh. Namun, risiko dari kebocoran ini justru pindah ke dunia nyata. Pelanggan yang datanya tercuri kini menjadi sasaran empuk kampanye phishing, baik lewat email, panggilan telepon, maupun surat pos yang dikirim langsung ke alamat rumah.

Ancaman pemerasan fisik ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Sepanjang paruh pertama tahun 2026 saja, angka kerugian akibat serangan fisik terhadap pemilik kripto sudah menembus $124 juta. Bocornya lokasi presisi rumah pembeli menambah risiko terjadinya kejahatan terarah, meski Trezor menyatakan belum menemukan bukti data curian ini dipublikasikan atau dijual di pasar gelap.

Titik Lemah Rantai Pasokan

Insiden ShipMonk ini menjadi rekam jejak buruk baru bagi Trezor. Ini adalah pelanggaran pertama dalam 13 tahun usia perusahaan yang sampai mengekspos alamat pengiriman dan nomor telepon pengguna. Sebelumnya, mereka dua kali mengalami kebocoran data lewat portal layanan pelanggan pihak ketiga - pada Januari 2024 yang menimpa 66.000 orang dan April 2022 dengan korban 106.856 pengguna, namun tak satu pun melibatkan alamat rumah.

Penjaga Bitcoin $1 Triliun Tertahan Guardrail - 40 Perusahaan Kripto Surati Raksasa AI๐Ÿ“Œ Baca JugaPenjaga Bitcoin $1 Triliun Tertahan Guardrail - 40 Perusahaan Kripto Surati Raksasa AI

Masalah keamanan vendor pihak ketiga terus menjadi celah rutin di industri dompet perangkat keras. Pesaing utama mereka, Ledger, juga pernah bernasib sama saat mitra e-commerce Global-e diretas pada Januari 2026, menyusul insiden peretasan masif pada 2020 yang mengekspos 300.000 pengguna. Tren pembobolan data di sektor kripto memang sedang naik 17% dari tahun lalu, dengan rata-rata 2.090 serangan terjadi setiap minggunya di seluruh dunia.

Membeli brankas besi berlapis kriptografi paling kuat tak ada artinya jika kurir yang mengantarkannya meninggalkan daftar alamat pembeli di tempat umum. Benteng digital mungkin belum bisa ditembus, namun para peretas kini mencari celah pada titik terlemahnya: pintu depan rumah Anda sendiri.

Dilansir dari CoinDesk.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share