Presiden Trump membuat pasar bereaksi setelah mengumumkan Amerika Serikat sedang mempertimbangkan pembelian Bitcoin dan mata uang kripto lainnya dalam jumlah besar. Berbicara di White House Crypto Summit pada 19 Agustus 2026, Trump menekankan langkah ini diperlukan untuk menjaga AS tetap unggul atas China.
Kabar ini dipicu laporan akun @WatcherGuru di X yang mengumpulkan 8.984 likes dan 908 retweet berisi kutipan langsung sang presiden. Di luar rencana pembelian besar itu, Trump juga mendesak Kongres segera meloloskan versi yang adil dari CLARITY Act - rancangan undang-undang yang mengatur struktur pasar kripto nasional.
Pertemuan penting di Gedung Putih ini diisi jajaran eksekutif utama seperti CEO Coinbase Brian Armstrong, pendiri Gemini Tyler dan Cameron Winklevoss, CEO Ripple Brad Garlinghouse, CEO Robinhood Vlad Tenev, hingga CEO Nasdaq Adena Friedman. Sergey Nazarov dari Chainlink dan Chris Dixon dari a16z crypto ikut hadir, persis satu hari sebelum CFTC menggelar sidang Innovation Advisory Committee perdana mereka pada Kamis.
Efek Penyebutan Langsung
Kabar dari presiden menyebar cepat ke bursa perdagangan, terutama saat Trump menyebut platform pertukaran kontrak perpetual terdesentralisasi, Hyperliquid. Ia menyatakan CFTC saat ini sedang bekerja membawa operasi Hyperliquid ke Amerika Serikat dalam kerangka regulasi yang legal dan patuh hukum.
Pasar merespons seketika. Harga token $HYPE langsung melesat 15% menyentuh level $69. Ketua CFTC Michael Selig dalam pertemuan yang sama ikut menguatkan sentimen dengan menyebut proses legislasi CLARITY Act kini mendekati garis akhir, dan CFTC siap mengimplementasikannya begitu undang-undang selesai ditandatangani.
Ujian Parlemen
Perjalanan legislasi ini masih tertahan di tangan para pembuat kebijakan. RUU CLARITY Act sebenarnya sudah lolos di Dewan Perwakilan Rakyat pada Juli 2025 dengan kemenangan suara 294 berbanding 134. Namun, draf ini mandek di Senat akibat perselisihan alot soal aturan tokenisasi ekuitas, pengaturan imbal hasil stablecoin, sampai dugaan konflik kepentingan dari keluarga Trump.
๐ Baca JugaPAC Kripto Fairshake Kuasai 4 Kursi Pemilu AS - Tapi Dana $2 Juta Mereka Kandas oleh Satu Kandidat Florida
CEO Coinbase Brian Armstrong melempar prediksi optimis. Ia menilai CLARITY Act punya peluang meraup lebih dari 60 suara di parlemen setelah Senat menangani mosi penutupan debat pada 15 September depan.
Di pihak berseberangan, Senator Ruben Gallego terang-terangan meragukan motif sang presiden di ajang Wyoming Blockchain Symposium. Menanggapi desakan Trump soal rancangan undang-undang yang adil, Gallego melontarkan sindiran keras: “Saya pikir sayangnya yang presiden maksud adalah fair buat dirinya sendiri.”
Sikap politik AS terkait regulasi aset digital masa depan kini menanti ujung negosiasi alot di antara para senator.
Dilansir dari @WatcherGuru di X.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




