๐Ÿ“… Sabtu, 7 November 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
ZetaChain Usulkan Matikan Blockchain L1 Miliknya per 9 Desember - Pindah ke Solana dan Bakar 55 Juta Token

ZetaChain Usulkan Matikan Blockchain L1 Miliknya per 9 Desember - Pindah ke Solana dan Bakar 55 Juta Token

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

ZetaChain mengajukan Governance Proposal 2 untuk menghentikan total produksi blok jaringan Layer-1 miliknya pada 9 Desember 2026 di blok 20.755.000. Langkah ini menandai babak baru: seluruh token asli ZETA akan dipindahkan ke blockchain Solana sebagai SPL token dengan rasio 1:1 tanpa mencetak pasokan baru. Setelah migrasi rampung, otoritas pencetakan token di Solana juga langsung dicabut.

Tapi yang membuat langkah ini tak lazim bukan sekadar perpindahan aset - melainkan kerelaan mematikan jaringan dasar yang sudah mereka bangun sendiri.

Kenapa ZetaChain Meninggalkan Jaringan Sendiri

Pengembang memutuskan menghentikan rantai Layer-1 karena tingginya beban koordinasi validator, pemeliharaan perangkat lunak, serta biaya keamanan. Tim pengembang memilih mengalihkan seluruh fokus untuk membangun ZetaLabs, platform kecerdasan buatan privat yang beroperasi di ekosistem Solana.

Komunitas sebenarnya sudah menyetujui arah kebijakan ini pada pemungutan suara awal September 2025 dengan dukungan 99,4% suara. Pemungutan suara tata kelola resmi untuk mengesahkan proposal kedua dibuka hingga 7 November 2026 pukul 16:12 UTC.

Seiring langkah penutupan rantai blok, ZetaChain Foundation berencana membakar sekitar 55 juta ZETA yang sebelumnya dialokasikan untuk imbalan validator. Pengurangan pasokan ini tidak dilakukan sekaligus, melainkan disalurkan lewat 12 transaksi bulanan sepanjang tahun 2027.

Syarat Klaim dan Saldo yang Wajib Ditarik

Klaim token ZETA di Solana dijadwalkan buka mulai 9 Desember melalui portal ZetaHub tanpa pungutan biaya transaksi. Ada syarat ambang batas saldo minimal 10 ZETA per dompet untuk dapat memproses klaim. Sebelum portal dibuka ke publik, firma keamanan Hacken kini tengah mengaudit sistem klaim itu guna mencegah celah teknis.

Peringatan penting ditujukan bagi pengguna yang menaruh aset pada instrumen terdesentralisasi. Pemegang ZETA pada kolam likuiditas dan kontrak token terbungkus (wrapped-token) diwajibkan menarik posisi mereka sebelum snapshot data diambil. Keharusan ini timbul karena mekanisme klaim mandiri tidak dapat menjangkau atau membaca saldo yang tersimpan di dalam kontrak pintar.

Sebaliknya, pemegang token ZETA berstandar ERC-20 yang sudah beredar di jaringan Ethereum tidak terpengaruh oleh migrasi ini dan tetap berjalan seperti biasa.

Tanam $45 Juta di Proyek Kripto Trump, Justin Sun Tuntut Sanksi atas Siasat Entitas UEA๐Ÿ“Œ Baca JugaTanam $45 Juta di Proyek Kripto Trump, Justin Sun Tuntut Sanksi atas Siasat Entitas UEA

Bagi pemegang ZETA, tanggal 9 Desember menjadi batas penentu untuk memeriksa dompet masing-masing. Menarik aset dari kontrak pintar sebelum snapshot diambil menjadi langkah mutlak agar hak klaim token di Solana tidak hilang saat jaringan Layer-1 berhenti beroperasi.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Pi Network Rilis 4 Pembaruan Pengembang Jelang KTT Perdana - Hadirkan Asisten AI hingga Deteksi Wajah


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share