Dua hari, satu gedung pameran raksasa di ADNEC Centre, dan satu pertanyaan besar yang mengambang di udara: apakah aset kripto akhirnya benar-benar akan duduk semeja dengan pasar modal konvensional? Pada 8-9 Juli 2026, Money Expo Abu Dhabi menghadirkan lebih dari 60 pembicara dari puluhan negara untuk mencari jawabannya.
Ketika Bursa Efek dan Regulator Kripto Satu Panggung
Yang membuat edisi Abu Dhabi ini menarik bukan sekadar jumlah pesertanya, melainkan siapa saja yang naik panggung. Chief Technology Officer dan Chief Exchange Operations Officer dari Abu Dhabi Securities Exchange - bursa saham resmi milik pemerintah UEA - tampil berdampingan dengan Wakil Presiden Virtual Assets Regulatory Authority (VARA), otoritas yang selama ini mengatur ketat industri aset kripto di Abu Dhabi dan Dubai. Kombinasi semacam ini jarang terjadi di banyak negara lain, di mana regulator pasar modal dan regulator kripto masih sering berjalan di jalur terpisah, bahkan saling curiga.
Peserta datang dari lebih dari 40 negara, dengan Asia menyumbang porsi terbesar sekitar 40 persen dari total pengunjung, disusul Timur Tengah, Eropa, dan Amerika. Sepuluh negara dengan kehadiran terbanyak termasuk UEA sendiri, Qatar, India, Pakistan, hingga Nigeria dan Afrika Selatan - menegaskan posisi Abu Dhabi sebagai titik temu trader dan investor dari kawasan berkembang yang selama ini kurang terwakili di konferensi kripto besar Barat.
Konteks yang Bikin Momen Ini Lebih Berarti
Ekspo ini berlangsung tak lama setelah kabar kurang menggembirakan datang dari tetangganya, Dubai - di mana TOKEN2049 Dubai, salah satu konferensi kripto terbesar kawasan Timur Tengah, resmi ditunda hingga April 2027 akibat ketegangan geopolitik regional. Di tengah situasi itu, Abu Dhabi justru memilih jalan sebaliknya: tetap menggelar forum keuangan dan aset digital secara penuh, seolah menegaskan posisinya sebagai alternatif yang lebih stabil bagi pelaku industri yang tetap ingin bertemu muka di kawasan Teluk.
📌 Baca JugaSpanyol Bakar 1,16 Juta Token Chiliz Usai Tekuk Belgia - Rekor Terpanas Piala Dunia 2026
Bagi trader dan investor ritel Indonesia yang mungkin tak pernah mendengar nama Money Expo sebelumnya, ekspo semacam ini penting dipantau bukan karena hasil dagangnya langsung terasa, melainkan karena forum inilah tempat arah kebijakan dan kemitraan besar sering pertama kali dibocorkan sebelum akhirnya jadi berita utama beberapa bulan kemudian.
Dilansir dari situs resmi Money Expo Global dan pemberitaan seputar penundaan TOKEN2049 Dubai.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




