📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Seychelles FinTech Summit thumbnail fix

Negara Sekecil Ini Baru Saja Jadi Tuan Rumah Pertemuan Fintech Tiga Benua - Kenapa Harus Seychelles?

📚 Istilah di Artikel Ini:

Bayangkan sebuah negara kepulauan di Samudra Hindia, penduduknya tak sampai 100 ribu jiwa, tiba-tiba jadi titik temu pejabat bank sentral, eksekutif fintech, dan penggiat blockchain dari tiga benua sekaligus. Itulah yang terjadi di Victoria, ibu kota Seychelles, sejak 8 hingga 10 Juli 2026, ketika FinTech Afro-Eurasia Summit digelar untuk pertama kalinya.

Debut yang Tak Main-Main

Acara yang diorganisir NascentEdge Group asal Inggris ini bukan sekadar konferensi kecil pinggiran. Daftar pembicaranya mencakup Jean Preira, CEO Development Bank of Seychelles, dan Segun Aina, Presiden Africa Fintech Network - dua figur yang mewakili dua sisi jembatan yang coba dibangun forum ini: institusi keuangan formal di satu sisi, dan jaringan inovator fintech Afrika di sisi lain. Topik yang dibahas terentang luas, dari blockchain, pembayaran digital, regtech, insurtech, hingga inklusi keuangan - semua dikemas dalam rangkaian keynote, pertemuan bisnis, dan pameran solusi selama tiga hari penuh.

Yang membuat forum ini unik adalah namanya sendiri: “Afro-Eurasia” bukan sekadar branding kosong. Peserta datang dari kombinasi tak biasa - regulator dan pelaku industri dari Afrika, Eropa, dan Asia dalam satu ruangan yang sama, sesuatu yang jarang terjadi di konferensi fintech kebanyakan yang biasanya terpusat di satu kawasan saja.

Kenapa Seychelles, Bukan Kota Besar Lain?

Pemilihan Seychelles sebagai lokasi bukan tanpa perhitungan. Negara ini selama beberapa tahun terakhir diam-diam membangun reputasi sebagai yurisdiksi ramah fintech di kawasan Samudra Hindia - posisinya yang berada di persimpangan jalur maritim Afrika-Asia membuatnya jadi lokasi netral yang nyaman untuk pertemuan lintas benua, tanpa bobot politik besar seperti yang kerap membayangi konferensi di kota-kota metropolitan.

Spanyol Bakar 1,16 Juta Token Chiliz Usai Tekuk Belgia - Rekor Terpanas Piala Dunia 2026📌 Baca JugaSpanyol Bakar 1,16 Juta Token Chiliz Usai Tekuk Belgia - Rekor Terpanas Piala Dunia 2026

Kehadiran organisasi seperti GSMA dan Africa Fintech Network dalam daftar partisipan menunjukkan ambisi forum ini lebih dari sekadar ajang networking satu kali jalan. Jika edisi perdana ini berhasil menarik komitmen nyata dari peserta lintas benua, bukan tidak mungkin Seychelles akan mengulang posisinya sebagai tuan rumah tahunan - mengikuti jejak kota-kota kecil lain yang berhasil menjelma jadi hub finansial berkat konsistensi menggelar forum serupa dari tahun ke tahun.

Dilansir dari Coinpedia Events dan halaman resmi NascentEdge Group.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share