Delapan perusahaan jasa penukaran uang di Kanada resmi kehilangan akses ke sistem keuangan berbasis dolar AS. Departemen Keuangan Amerika Serikat menjatuhkan sanksi finansial terhadap entitas-entitas itu karena memfasilitasi transaksi bagi pihak-pihak asal Iran yang masuk daftar sanksi.
Perusahaan penukaran uang di Kanada itu dituduh memfasilitasi pertukaran mata uang rial Iran serta valuta asing lain ke dalam aset kripto. Pengalihan dana digital ini dilakukan guna memuluskan transaksi keuangan internasional bagi pihak yang dilarang bertransaksi.
Departemen Keuangan AS menyatakan transaksi yang diproses mencakup bursa kripto asal Iran yang telah disanksi. Jalur kripto itu juga mengalirkan dana ke alamat dompet digital yang terafiliasi langsung dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Penyamaran Identitas dan Koordinasi FINTRAC
Otoritas Amerika Serikat berkoordinasi langsung dengan unit intelijen keuangan Kanada, FINTRAC, untuk menelusuri aktivitas mencurigakan dari para perantara valuta. Kerja sama penegakan hukum ini diarahkan untuk membongkar pergerakan dana gelap lintas perbatasan.
Penyelidikan resmi mengungkap adanya upaya penghindaran hukum yang disengaja. Sejumlah perusahaan terbukti mengubah nama dan alamat operasional demi menghindari pelacakan dari otoritas pengawas.
Sanksi finansial ini memutus total akses kedelapan gerai penukaran uang itu dari sistem perbankan berbasis dolar AS. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan Kanada tidak boleh menjadi tempat berlindung bagi fasilitator keuangan gelap yang menyokong rezim Iran dan kelompok proksinya. Bessent juga memastikan AS akan terus membongkar saluran dana Iran di seluruh dunia.
Imbalan $20 Juta Departemen Luar Negeri
Pada hari yang sama, Departemen Luar Negeri AS mengambil langkah terpisah yang memperketat tekanan terhadap Teheran. Melalui program Rewards for Justice, pemerintah AS menawarkan imbalan uang tunai hingga $20 juta.
๐ Baca JugaYunani Sahkan Pajak Kripto 10% dan DeFi 15% - Lewat Ambang โฌ500, Seluruh Laba Kena Potong
Dana imbalan $20 juta itu disiapkan bagi pihak yang memberikan informasi mengenai fasilitas, peralatan, maupun personel program nuklir Iran. Departemen Luar Negeri AS bahkan melampirkan opsi relokasi tempat tinggal bagi informan yang bersedia membantu penyelidikan.
Bagi para perantara valuta asing, tindakan bersama Washington dan Ottawa menunjukkan bahwa aset digital tidak lagi menjadi jalan pintas untuk memindahkan dana terlarang. Perubahan nama badan usaha maupun perpindahan alamat kantor tidak mampu menghalangi pemutusan akses dari perbankan berbasis dolar AS.
Dilansir dari Cointelegraph.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




