📅 Rabu, 29 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
AI Claude Mythos Bobol Calon Standar Enkripsi AS 67 Juta Kali Lebih Mudah - dan Kenapa Ongkos Kripto Ikut Terancam

AI Claude Mythos Bobol Calon Standar Enkripsi AS 67 Juta Kali Lebih Mudah - dan Kenapa Ongkos Kripto Ikut Terancam

📚 Istilah di Artikel Ini:

Anthropic mengumumkan bahwa model AI mereka yang belum dirilis, Claude Mythos, menemukan serangan baru pada algoritma kriptografi tingkat tinggi. Target pertamanya adalah HAWK, sebuah sistem tanda tangan digital yang sedang berkompetisi menjadi standar federal Amerika Serikat. Sistem ini merupakan kandidat lattice-based terakhir yang tersisa pada putaran ketiga kompetisi tanda tangan post-quantum NIST.

Dalam pengujiannya, Claude menemukan simetri tersembunyi dalam matematika HAWK yang sanggup menurunkan biaya pemulihan kunci rahasia dari 2^64 operasi menjadi 2^38 operasi. Titik lemah ini membuat kunci 67 juta kali lebih mudah dibongkar penyerang. Perbaikannya membutuhkan penggandaan ukuran kunci HAWK, yang menghilangkan banyak keunggulan skema ini sebagai kandidat kriptografi post-quantum.

Membongkar AES dan Rekor LEA

Model kecerdasan buatan ini juga menyasar AES dengan memproduksi teknik “Möbius Bridge” pada versi 7-round, menghilangkan satu dari sembilan byte kunci yang sebelumnya harus ditebak penyerang. Serangan ketiga menargetkan algoritma LEA, standar nasional Korea Selatan dan standar enkripsi ringan ISO untuk ponsel serta perangkat IoT. Claude memecahkan 13 ronde LEA dalam waktu kurang dari satu jam di komputer desktop, melampaui rekor pemecahan sebelumnya yang membutuhkan 2^98 pasang teks terang.

Sebagai landasan pengujian, Anthropic membangun CryptanalysisBench yang memuat 191 tugas pemecahan cipher. Varian Mythos 5 memecahkan 85,7% tugas yang memiliki solusi pada alat uji ini. Pihak Anthropic menyatakan bahwa mayoritas penemuan matematika dalam makalah mereka dibantu AI. Kontribusi penulis manusia terutama terdiri dari mengarahkan, mengorganisir, dan memverifikasi hasil pekerjaan mesin. Cuitan WatcherGuru mengenai terobosan ini langsung memicu reaksi industri dan meraup 3132 likes di platform X.

Apa Hubungannya dengan Ongkos Ruang Blok?

Bagi jaringan blockchain, ukuran tanda tangan kriptografi berbanding lurus dengan konsumsi ruang blok, dan kapasitas ruang blok menentukan biaya transaksi. Jaringan on-chain yang sedang mencari pengganti algoritma tahan kuantum akan memilih opsi baru sebagian besar berdasarkan hitungan byte per tanda tangan. Jika sebuah algoritma seperti HAWK terpaksa menggandakan ukuran kuncinya demi menambal celah keamanan, biaya penerapan dan transaksi di jaringan akan membengkak drastis.

Hack Kripto H1 2026 Tembus $1 Miliar - Ethereum dan Solana Paling Babak Belur📌 Baca JugaHack Kripto H1 2026 Tembus $1 Miliar - Ethereum dan Solana Paling Babak Belur

Posisi Aman Pemegang Bitcoin

Di tengah gempuran AI pada algoritma tingkat tinggi, Bitcoin masih berjalan di atas skema pra-kuantum ECDSA. Koin pengguna tetap aman untuk saat ini. Namun, jatuhnya keunggulan HAWK memberi petunjuk jelas bagi komunitas kripto: mencari algoritma masa depan bukan sekadar menambal dinding keamanan, melainkan menemukan komposisi kode yang tetap ringan dan murah dioperasikan saat sistemnya harus diperbarui di kemudian hari.

Dilansir dari Decrypt.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share