Estate kebangkrutan Celsius Network resmi menyeret BitMEX ke meja hijau. Melalui perwakilannya, Blockchain Recovery Investment Consortium selaku administrator litigasi, mereka menuntut pengembalian 6.360,17 BTC. Berpatokan pada valuasi harga Bitcoin $77.800 per keping saat gugatan diajukan, nilai tuntutan itu mencapai $495 juta. Gugatan ini didaftarkan di Pengadilan Kebangkrutan AS untuk Distrik Selatan New York pada 12 September 2026.
Sasaran gugatan menjangkau jauh melewati satu batas negara. Celsius mendaftarkan lima entitas yang berafiliasi dengan BitMEX sebagai pihak tergugat: HDR Global Trading, ABS Global Trading, Shine Effort, 100x Holdings, dan HDR Global Services. Jaringan operasi kelima entitas ini tercatat membentang di berbagai yurisdiksi, mulai dari Bermuda, Kepulauan Cayman, Inggris, Hong Kong, Seychelles, hingga daratan Amerika Serikat.
Dua Hari yang Melenyapkan 6.360 BTC
Akar pertikaian bergulir mundur ke rentang waktu enam tahun lalu, tepat pada Maret 2020 saat dunia pertama kali bereaksi terhadap wabah COVID-19. Posisi trading milik Celsius dan mitranya, dana investasi JST, pada awalnya dirancang khusus untuk memberikan imbal hasil asalkan harga Bitcoin bergerak stabil atau mencatat kenaikan. Namun, kepanikan massal yang melanda pasar finansial global akibat pandemi membuat nilai tukar mata uang kripto ikut anjlok tajam dalam hitungan jam.
Di tengah kekacauan pasar pada 12 Maret 2020, BitMEX memutuskan melikuidasi posisi Celsius. Tindakan hari itu berujung pada hilangnya 1.325,84 BTC dari kepemilikan Celsius. Sehari kemudian, giliran dana investasi JST yang menelan pukulan serupa. Likuidasi pada 13 Maret menguapkan 5.034,33 BTC dari portofolio mereka. JST pada akhirnya memilih menyerahkan seluruh klaim atas kerugian itu kepada pihak estate Celsius untuk diperjuangkan bersama.
Tuduhan Perampasan Jaminan
Inti perselisihan bermuara pada tindakan lanjutan setelah posisi ditutup paksa. Pihak estate menuduh BitMEX tidak sekadar menutup posisi pengguna untuk menutupi kerugian trading akibat jatuhnya pasar. Mereka mengklaim bursa itu mengambil alih jaminan Bitcoin yang menurut aturan seharusnya dikembalikan kepada pengguna setelah proses likuidasi selesai.
๐ Baca JugaRevolut Ditodong 6.000 Monero dalam 24 Jam - Data Paspor 680 Nasabah Jadi Taruhan
Langkah hukum ini menambah daftar panjang sengketa di tengah upaya pemberesan harta peninggalan Celsius. Tuduhan yang dilemparkan ke pengadilan mencakup penipuan, pelanggaran kontrak, dan pengayaan tidak sah. Bagi estate Celsius, langkah gugatan menjadi cara memburu kembali aset yang mereka anggap hilang bukan karena kegagalan pasar, melainkan akibat penahanan sepihak oleh bursa saat krisis memuncak.
Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




