📅 Senin, 20 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Anak 18 Bulan Ini Mungkin Tak Pernah Buka Rekening Bank - dan Petinggi Standard Chartered Justru Sepakat

Anak 18 Bulan Ini Mungkin Tak Pernah Buka Rekening Bank - dan Petinggi Standard Chartered Justru Sepakat

Adrian Cachinero menatap putrinya yang baru berusia 18 bulan dan merumuskan satu prediksi: anak ini mungkin tidak pernah perlu membuka rekening bank seumur hidup. Sebagai pendiri pendamping Steakhouse Financial, ia membangun institusi tanpa cabang fisik yang kini mengelola lebih dari $4 miliar dalam brankas berbasis blockchain. Brankas ini berupa smart contract yang memungkinkan pengguna menyetor stablecoin, mendapat yield, dan tetap memegang kendali penuh atas uang mereka.

Visi memutus peran bank ini bukan cuma narasi pemain kripto arus bawah.

Semuanya dalam Satu Dompet

Di Standard Chartered, Global Head of Payments Naveen Mallela melihat arah yang persis sama. Ia memprediksi orang ke depan akan beralih memakai satu dompet beridentitas utuh. Dompet ini akan menampung uang tunai, deposit yang ditokenisasi dari berbagai bank, stablecoin, kripto, sampai reksadana pasar uang - semuanya terkumpul di bawah satu aplikasi.

Binance sudah mulai menangkap pergeseran demografi ini di lapangan. Head of Exchange and Trading Binance, Shunyet Jan, mencatat pengguna platformnya cenderung makin muda, terutama di negara berkembang. Binance kini berambisi merambah jadi super app untuk menangani beragam bentuk pembayaran dan jasa keuangan. Jan mempraktikkan langsung ide ini dengan mengakui sebagian besar aset pribadinya kini tersimpan di Binance. Ia pun mengandalkan kartu debit perusahaan itu untuk menutup pengeluaran harian.

Bagi Eneko Knorr, CEO Stabolut di Dubai, garis pemisah kedua kubu ini makin kabur. Saat bank mulai menawarkan produk kripto ke nasabah lama mereka, platform kripto berbalik menyerang dengan menyodorkan fungsi rekening bank nyata.

Beda Skala, Beda Risiko

Meski alat dan layanannya menyatu, instrumen uangnya tetap terpisah rute. Mallela menilai stablecoin akan lebih banyak dipakai untuk urusan pembayaran ritel dan remitansi antarnegara. Sementara deposit yang ditokenisasi akan mengambil jalur penyelesaian antarperusahaan dan pembayaran institusional skala besar.

Utang AS Tembus $39,5 Triliun Saat Jutaan Warga Menganggur - Taruhan Bitcoin Sentuh $72.000 Makin Kuat📌 Baca JugaUtang AS Tembus $39,5 Triliun Saat Jutaan Warga Menganggur - Taruhan Bitcoin Sentuh $72.000 Makin Kuat

Kesepakatan umum di antara para eksekutif ini terjalin: bank tidak akan mati, tapi model penyampaian layanannya harus berubah mendasar demi melayani generasi digital-native.

Tapi jalan menuju ke sana tidak bisa cuma mengandalkan tumpukan kode. CEO AMINA Bank ADGM, Rohan Misra, menegaskan bahwa aplikasi dompet tidak serta-merta berubah wujud jadi rekening bank tanpa bantuan infrastruktur regulasi di sekelilingnya. Misra mengingatkan bahwa penyimpanan mandiri atau self-custody tetap membawa celah celaka bagi pengguna awam: uang bisa hangus tanpa asuransi atau peluang pemulihan jika kunci privat dicuri. Teknologi memang bisa menyimpan uang dengan murah, tapi banyak orang mungkin baru menyadari nilai bank saat tabungan hidup mereka diretas dan butuh tempat mengadu.

Dilansir dari CoinDesk.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share