Derivatif mendominasi volume perdagangan kripto global, tapi instrumen opsi atau options masih menjadi segmen kecil bila dibandingkan dengan ukuran pasar tradisional. Kraken mencoba mengubah peta persaingan ini dengan meluncurkan opsi Bitcoin dan Ethereum bergaya Eropa lewat platform Kraken Pro, sebuah manuver yang membidik langsung kelemahan sistem lama.
Produk opsi ini meluncur perdana melalui mekanisme request-for-quote (RFQ) bagi klien internasional, walau mengecualikan pasar Eropa, Amerika Utara, dan Australia. Menurut Direktur Derivatif Kraken Alexia Theodorou, hambatan terbesar dalam adopsi opsi kripto sejatinya bukan soal kurangnya peminat. Kesenjangan ini lahir dari desain produk yang masih terlalu rumit untuk dipahami pelaku pasar.
Menghapus Kewajiban Agunan Kripto
Pasar opsi kripto saat ini masih didominasi oleh segelintir pemain seperti Deribit, CME Group, dan Binance. Untuk memecah dominasi itu, Kraken menawarkan kontrak linear berbasis nilai dolar AS yang memotong serangkaian proses pelik.
Dengan sistem baru ini, pengguna tidak perlu mengelola agunan atau collateral dalam wujud aset kripto. Pembayaran premi, perhitungan rugi laba, hingga penyelesaian akhir kontrak murni menggunakan uang tunai atau cash-settled dalam dolar AS. Fleksibilitas ini ditambah dengan kebebasan menggunakan lebih dari 30 jenis mata uang sebagai setoran agunan.
Sistem ini menjadi makin ringan karena fitur portfolio margin langsung aktif bagi pengguna. Lewat fitur ini, berbagai posisi terbuka di lintas produk - baik di pasar spot, futures, maupun opsi - dapat saling menyeimbangkan (offset), sehingga kebutuhan total agunan yang ditahan oleh bursa bisa jauh ditekan.
Mengincar Pasar Eropa dan Kenaikan Volume
Inovasi di lini derivatif ini adalah satu keping dari transformasi Kraken untuk tidak sekadar menjadi bursa kripto, melainkan platform keuangan utuh berskala global. Mereka menyusun kerangka rencana baru: peluncuran order book untuk publik, dukungan aset digital tambahan, dan perluasan jangkauan wilayah.
📌 Baca JugaETF Ethereum Sedot $105 Juta Sepekan - Sinyal Institusi Mulai Tinggalkan Bitcoin?
Meski absen di fase RFQ awal, Eropa menjadi target utama berikutnya karena Kraken telah memegang izin regulasi derivatif kripto di kawasan itu. Ekspansi ini sejalan dengan tren pasar bursa terpusat (CEX) yang kembali menggeliat. Sepanjang Juni, volume CEX naik untuk pertama kalinya dalam lima bulan terakhir, ditandai volume spot yang tumbuh 15,3% menembus $1,11 triliun dan perpetual RWA yang mencetak rekor $311 miliar.
Menyodorkan instrumen investasi ke dalam format dolar yang ringkas adalah taktik yang terbukti efektif menarik likuiditas baru. Hambatan kerumitan desain kini sudah dipangkas; ujian Kraken selanjutnya adalah merebut pangsa pasar dari kompetitor yang sudah mengakar.
Dilansir dari CoinDesk.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




