๐Ÿ“… Minggu, 23 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Bitcoin Tembus $77.125, Tapi MicroStrategy Terpaksa Jual 1.690 BTC Demi Selamatkan Saham STRC

Bitcoin Tembus $77.125, Tapi MicroStrategy Terpaksa Jual 1.690 BTC Demi Selamatkan Saham STRC

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Bitcoin melonjak menembus batas $77.125, namun MicroStrategy justru mengambil langkah yang berlawanan dengan tren pasar. Sepanjang Agustus, perusahaan ini terpaksa melepas 1.690 BTC senilai $108,6 juta. Penjualan ini bukan aksi ambil untung, melainkan langkah darurat demi memborong kembali sekitar 1,15 juta saham preferen STRC mereka yang terdiskon di pasar terbuka.

Uang hasil penjualan aset kripto utama itu disuntikkan untuk menstabilkan harga instrumen STRC di level rata-rata $94,29. Meski sudah ditopang suntikan dana, saham preferen ini masih stagnan di kisaran $95,31. Nilai ini tetap tertahan di bawah harga nominal $100, tidak tersentuh oleh euforia reli yang dinikmati para pemegang Bitcoin.

Struktur Modal dan Perubahan Dividen

Posisi STRC menduduki hierarki struktur modal di atas saham biasa MSTR namun masih di bawah kelas utang perusahaan. Saham ini dirancang bersifat abadi, tak memiliki tanggal jatuh tempo, dan para pemegangnya tidak dibekali opsi penebusan tunai.

Saat MicroStrategy pertama kali menerbitkan STRC pada Juli 2025, tawaran dividen tahunannya dipatok di angka 9%. Seiring dengan harga pasar yang melorot di bawah $100, perusahaan menaikkan imbal hasil ini berulang kali hingga mentok di angka 12%. Pada Juni 2026, manajemen akhirnya mengubah kebijakan dengan menghapus klausul penyesuaian otomatis jika harga rata-rata bulanan berada di bawah batas $95. Perusahaan kini lebih memilih mematok dividen di angka 12% sampai harga STRC pulih mendekati nilai nominalnya.

Risiko Penurunan Harga 30%

Bagi pelaku pasar, angka 12% itu belum memikat. Pendiri Multicoin Capital, Tushar Jain, melontarkan kritik terhadap struktur imbal hasil ini. Jain menyatakan bahwa dividen tahunan 12% yang ditawarkan terlalu rendah untuk menambal risiko penurunan harga historis hingga 30% yang membayangi para investor STRC.

Pendanaan Kripto Tembus $1,29 Miliar Sepekan - Tapi Transaksi Terbesarnya Tak Pakai Uang Tunai๐Ÿ“Œ Baca JugaPendanaan Kripto Tembus $1,29 Miliar Sepekan - Tapi Transaksi Terbesarnya Tak Pakai Uang Tunai

Mesin Arbitrase yang Mulai Macet?

Tertahannya harga di bawah nilai par membawa dampak turunan pada daya beli MicroStrategy di pasar. Perusahaan kini terhalang menerbitkan saham STRC baru untuk memborong tambahan pasokan Bitcoin. Mandeknya aliran dana dari jalur ini menjadi batu sandungan bagi strategi akuisisi Bitcoin mereka.

Melihat kondisi ini, Jain menilai bahwa skema perdagangan arbitrase perbendaharaan digital MSTR ke Bitcoin kini sudah mencapai titik jenuh. Ia mengingatkan para investor: jika mesin pembeli Bitcoin yang bernilai akretif ini benar-benar terhenti, saham MSTR berisiko jatuh dan diperdagangkan dengan diskon. Pola seperti ini mengulangi nasib reksa dana tertutup ketika kehilangan momentum pertumbuhannya di bursa tradisional.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share