๐Ÿ“… Minggu, 23 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Coinbase Sulap USDC Jadi Mesin Penghasil Bitcoin Mingguan - Bukti Nyata Angin Segar Regulasi AS

Coinbase Sulap USDC Jadi Mesin Penghasil Bitcoin Mingguan - Bukti Nyata Angin Segar Regulasi AS

Pegang stablecoin kini tidak lagi berarti membiarkan aset tertidur tanpa hasil. Menurut laporan @Cointelegraph di X, Coinbase baru saja meluncurkan fitur yang membagikan hadiah Bitcoin setiap minggu bagi pemegang USDC. Program ini menyulap koin dolar digital yang biasanya hanya berfungsi sebagai tempat parkir dana menjadi instrumen penghasil yield. Lewat model ini, pengguna mengamankan nilai aset dari volatilitas harga, namun tetap mengantongi eksposur dari mata uang kripto terbesar lewat hadiah mingguannya.

Sebagai langkah perkenalan, program bagi hasil ini digulirkan melalui layanan berlangganan Coinbase One dengan tawaran bunga 6,5% per tahun selama satu bulan pertama. Pendekatan ini mengambil rute yang sepenuhnya berbeda dari model airdrop konvensional di industri kripto. Alih-alih membagikan token baru dalam satu acara besar yang sering memicu aksi jual instan, bursa ini merancang skema retensi berkelanjutan. Syarat utamanya sederhana: saldo USDC harus tetap mengendap di dalam platform.

Kepercayaan Diri dari Payung Hukum Baru

Keputusan merilis produk yang memadukan stablecoin dengan imbal hasil langsung ini bukan langkah sembarangan. Arah regulasi Amerika Serikat yang mulai menemukan titik terang - khususnya lewat kerangka kerja seperti CLARITY Act - menyuntikkan keberanian baru bagi para pelaku industri. Di masa lalu, produk berlabel yield kerap memicu gesekan tajam dengan otoritas setempat karena dianggap beroperasi layaknya sekuritas gelap. Kini, kejelasan batas aturan main itu membuka jalan bagi perusahaan untuk kembali menekan pedal inovasi produk keuangan.

Peluncuran hadiah mingguan ini juga merajut rencana lebih besar untuk mengunci likuiditas pasar. Strategi integrasi ini dirancang untuk mempertebal dominasi Coinbase sebagai pintu gerbang utama kripto, melayani kebutuhan investor ritel yang berburu simpanan aman berbunga, hingga menjaring masuknya modal dari pemain institusional. Fondasi ini memperluas ekosistem infrastruktur yang sudah mereka rintis, termasuk peluncuran jaringan Base L2 yang belakangan memfasilitasi interaksi agen kecerdasan buatan dengan berbagai aplikasi DeFi on-chain.

Kendala Batas Wilayah

Meski tawaran yield 6,5% yang cair dalam wujud Bitcoin ini menggiurkan, aksesnya tidak serta-merta terbuka bebas bagi seluruh dunia. Aturan peluncuran produk finansial menuntut kepatuhan lisensi lokal di tiap negara. Pengguna kripto di Indonesia harus memastikan ulang ketersediaan layanan premium Coinbase One di aplikasi mereka masing-masing, mengingat fitur semacam ini umumnya diterapkan bertahap mengikuti lampu hijau dari yurisdiksi setempat.

Arthur Hayes Batal Pensiun Demi Pimpin Proyek Kripto AI - Janjikan Airdrop Tanpa Alokasi VC๐Ÿ“Œ Baca JugaArthur Hayes Batal Pensiun Demi Pimpin Proyek Kripto AI - Janjikan Airdrop Tanpa Alokasi VC

USDC kini bukan cuma perisai pelindung dari jatuhnya harga pasar, melainkan mesin pencicil tabungan Bitcoin. Namun, sebelum Anda sibuk memindahkan dana dari dompet pribadi, pastikan dulu fitur ini memang sudah menyala di wilayah Anda.

Dilansir dari @Cointelegraph di X.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share