Pemerintah Amerika Serikat bersiap melancarkan penyitaan aset digital besar-besaran dengan target $1 miliar atau sekitar Rp15,8 triliun dalam pekan ini. Menteri Keuangan AS Scott Bessent langsung mengumumkan rencana pengambilalihan aset kripto yang terhubung dengan jaringan Iran itu di hadapan peserta forum NPolicy Summit Newsmax.
Bessent menegaskan otoritas pemerintah sudah melacak dan mengantongi lokasi pasti dompet penyimpanan dana buruan mereka. Langkah isolasi dompet kini sedang berjalan sebagai bagian dari kampanye memutus total urat nadi ekonomi negara itu dari sistem finansial internasional.
Jejak Pembekuan Ratusan Juta Dolar oleh Tether
Rencana penyitaan $1 miliar ini menyusul operasi pemblokiran dana yang gencar dilakukan otoritas AS bersama pihak swasta. Sepanjang tahun 2026, penerbit stablecoin Tether telah membekukan aset senilai $550 juta USDT yang memiliki kaitan dengan entitas Iran. Penindakan ini merupakan hasil kerja sama langsung antara Tether, aparat penegak hukum Amerika Serikat, dan badan pengawas sanksi OFAC.
Rincian pemblokiran yang dilakukan Tether menargetkan jaringan dompet spesifik di dua waktu berbeda. Mereka membekukan lebih dari $344 juta yang mengendap di dua alamat dompet pada bulan April 2026, lalu menyusul penguncian $130 juta di empat dompet pada jaringan TRON pada bulan Juli 2026.
Skala Aliran Dana yang Dikuasai IRGC
Bidikan bernilai miliaran dolar ini mengungkap seberapa masif jaringan keuangan alternatif yang dibangun di luar sistem perbankan tradisional. Laporan analisis dari Chainalysis memproyeksikan perputaran nilai ekosistem kripto Iran telah melampaui angka $7,78 miliar sepanjang tahun 2025.
Dari total perputaran kripto itu, aliran dananya tidak menyebar merata ke tangan pengguna biasa. Chainalysis mencatat lebih dari separuh nilai transaksi kripto itu diterima langsung oleh alamat-alamat dompet yang terafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Manuver penyitaan pekan ini menegaskan langkah Amerika Serikat yang mulai memukul langsung infrastruktur kripto demi menutup celah pendanaan internasional.
๐ Baca JugaBeli Ledger Bukan di Toko Resmi - Dana Pengguna $90 Juta Raib Disapu Lewat Perangkat Reseller CryptoBillis
Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




