Bursa kripto OKX membuka jalur likuiditas baru bagi para pemegang aset digital di Wilayah Ekonomi Eropa (EEA). Perusahaan resmi merilis produk Flexible Loans yang memungkinkan nasabah mencairkan pinjaman langsung dalam wujud stablecoin USDC. Pengguna hanya perlu menyetorkan modal agunan kripto untuk memakai fasilitas pencairan dana ini, dengan Bitcoin, Ether, dan Solana masuk ke dalam daftar tiga aset utama yang diterima oleh sistem.
Skema pinjaman ini menonjol karena menawarkan kelonggaran besar yang berjalan tanpa batas waktu pengembalian tetap. Para pengguna tidak lagi terikat oleh kewajiban pelunasan bulanan atau jatuh tempo yang kaku. Selama nilai aset agunan mereka aman dan tidak anjlok menembus titik likuidasi, posisi utang bisa terus dibiarkan terbuka. Untuk batas nominal pencairan, OKX mengizinkan nasabah menarik dana segar hingga menyentuh rasio 80% dari total nilai pasar aset kripto yang mereka jaminkan.
Bunga Berjalan Tiap Jam, Limit VIP Tembus 3,25 Juta
Plafon peminjaman dibedakan dengan jarak yang tajam berdasarkan level akun pengguna. Nasabah pemegang akun reguler hanya diizinkan untuk mencairkan pinjaman maksimal sebanyak 250.000 USDC. Batas pencairan dana baru melompat drastis pada kalangan nasabah VIP, yang langsung mendapat izin dari bursa untuk menimbun utang hingga batas 3,25 juta USDC per orang.
Penagihan bunganya tidak mengadopsi hitungan bulanan bergaya bank tradisional. OKX menetapkan model pembebanan bunga yang diakumulasi perlahan tiap jam utang berjalan. Suku bunga dasar awalnya dipatok sangat rendah di angka 0,000229% per jam. Kalau posisi utang dibiarkan terus berjalan utuh sepanjang tahun, peminjam akan menanggung beban bunga tahunan yang setara dengan kisaran 2%.
Satu Syarat Hukum: Pinjaman Berjalan di Luar MiCA
Entitas bisnis bernama OKX Europe Limited memegang kendali penuh atas operasional penyaluran kredit kripto ini. Ada satu detail hukum yang ditekankan perusahaan dalam peluncurannya, persis di saat otoritas Eropa terus merapikan iklim pengawasan industri lewat undang-undang baru.
Layanan pencairan utang USDC milik OKX beroperasi murni di luar cakupan aturan Markets in Crypto-Assets (MiCA). Peminjam di benua Eropa dihadapkan pada satu pertukaran risiko yang sangat lugas. Mereka mendapat akses likuiditas instan bernilai jutaan dolar tanpa paksaan batas waktu, tapi harus menukar hak perlindungan konsumen dari otoritas setempat. Risiko pinjaman kini sepenuhnya menjadi tanggungan kesepakatan antara bursa dengan peminjam uang. Dilansir dari crypto.news.
๐ Baca JugaTransaksi P2P Stablecoin China Tembus $104 Miliar - Ironisnya Laba Bursa Korea Selatan Justru Anjlok 78%
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Baca juga: Samsung Buka Jalur USDC untuk 82 Juta Ponsel AS - Penerima di 60 Negara Tak Perlu Sentuh Kripto
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




