๐Ÿ“… Selasa, 15 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Avalanche Tangani Identitas Digital 12,5 Juta Warga UAE - Tapi Datanya Tak Disimpan di Blockchain

Avalanche Tangani Identitas Digital 12,5 Juta Warga UAE - Tapi Datanya Tak Disimpan di Blockchain

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE) resmi mengadopsi Avalanche sebagai infrastruktur blockchain di balik sistem identitas digital nasional mereka. Melalui pengumuman pada 14 September 2026, pengembang Avalanche, Ava Labs, bersama perusahaan konsultan Deca4 dan otoritas telekomunikasi lokal (TDRA) sepakat untuk memperbarui arsitektur sistem UAEPASS Digital Vault.

Platform UAEPASS bukan sekadar proyek percontohan yang baru lahir. Sistem ini sudah sepenuhnya aktif beroperasi dan menangani identitas digital untuk 12,5 juta pengguna. Basis pengguna ini mencakup seluruh lapisan demografi, mulai dari warga negara, penduduk tetap pemegang visa, hingga pengunjung asing yang datang ke UAE.

Akses pengguna ini juga terintegrasi langsung ke berbagai sektor vital dalam keseharian mereka. Saat ini UAEPASS terhubung ke lebih dari 15.000 layanan berbeda yang dikelola oleh lebih dari 350 entitas, baik dari pihak pemerintah maupun korporasi swasta. Di dalam ekosistem besar inilah fitur Digital Vault berjalan, memungkinkan setiap orang untuk meminta, menyimpan, serta membagikan dokumen terverifikasi yang dibutuhkan untuk urusan birokrasi tanpa perlu membawa berkas fisik.

Batas Antara Keamanan dan Privasi

Penunjukan jaringan Avalanche sebagai alat verifikasi dokumen memicu pertanyaan soal privasi data. Namun, arsitektur sistem yang dibangun memisahkan dengan tegas antara fungsi validasi keaslian dan ruang penyimpanan data sensitif. Jaringan blockchain tidak akan pernah menyalin atau merekam isi dari dokumen pribadi yang dimiliki penduduk.

Sebagai gantinya, infrastruktur Avalanche hanya berfungsi menyimpan catatan kriptografis dari dokumen itu. Ketika seorang pengguna mengirimkan berkas pengajuan izin ke lembaga pemerintah atau pihak swasta, sistem akan mencocokkan catatan kriptografis di blockchain untuk mengonfirmasi bahwa dokumen itu valid dan tak pernah dimodifikasi sejak diterbitkan.

Dalam masa peralihan teknologi ini, Deca4 mengambil peran teknis di lapangan. Perusahaan konsultan ini ditugaskan memimpin penuh seluruh fase implementasi sekaligus mengoordinasikan pemindahan jaringan dengan TDRA selaku badan regulasi negara.

Bos OpenAI dan Anthropic Minta Inovasi AI Direm - Co-founder Solana Sindir Ini Cuma Taktik Jaga Valuasi $1 Triliun๐Ÿ“Œ Baca JugaBos OpenAI dan Anthropic Minta Inovasi AI Direm - Co-founder Solana Sindir Ini Cuma Taktik Jaga Valuasi $1 Triliun

Mengambil Alih Beban Sektor Riil

Keputusan TDRA melibatkan infrastruktur publik untuk sistem sipil menempatkan Avalanche pada posisi yang jauh melampaui urusan token kripto. Jaringan ini kini ikut bertanggung jawab atas kelancaran lalu lintas data jutaan orang di sektor riil. Keseimbangan arsitektur yang tidak mengunggah file pribadi ke rantai blok menjadi satu-satunya cara mendigitalkan birokrasi tanpa mengundang risiko kebocoran data massal. Model pemisahan data on-chain dan off-chain di UAE ini kemungkinan besar akan menjadi tolak ukur adopsi untuk yurisdiksi lain.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Bos OpenAI dan Anthropic Minta Inovasi AI Direm - Co-founder Solana Sindir Ini Cuma Taktik Jaga Valuasi $1 Triliun


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share