📅 Senin, 26 Oktober 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem ▼
ID EN
Aviva Buka Kelas Token untuk Dana £22 Miliar di XRP Ledger - Tapi Aset Onchain Cuma £86 Juta

Aviva Buka Kelas Token untuk Dana £22 Miliar di XRP Ledger - Tapi Aset Onchain Cuma £86 Juta

📚 Istilah di Artikel Ini:

Aviva Investors resmi meluncurkan kelas saham berbasis XRP Ledger untuk Sterling Liquidity Fund pada 26 Oktober 2026. Reksa dana pasar uang terbesar milik Aviva itu mengelola aset £22 miliar dengan acuan suku bunga SONIA. Namun, angka £22 miliar itu bukan dana baru yang mengalir ke blockchain. Dari keseluruhan portofolio yang ada, porsi yang benar-benar tercatat di XRP Ledger baru melampaui £86 juta, gabungan dari kelas dolar dan sterling.

Peluncuran kelas sterling menjadi produk kedua Aviva di ekosistem Ripple. Langkah ini melanjutkan kelas dolar yang meluncur pada Juli 2026, menyusul kemitraan kedua pihak yang diumumkan pada Februari. Menurut laporan Cointelegraph di X, Aviva Investors meluncurkan kelas saham tertokenisasi dari Sterling Liquidity Fund senilai £22 miliar di XRP Ledger, dengan investasi mandiri Aviva sebesar £50 juta pada kelas saham baru ini.

Langkah Aviva menambah panjang daftar manajer aset tradisional yang masuk ke XRP Ledger. Sebelumnya, Franklin Templeton menyuntikkan dana $150 juta ke jaringan yang sama. Namun, di balik angka kelolaan yang besar, struktur penerbitan token membawa batasan tegas dibanding transaksi kripto biasa.

Mewakili Saham Dana, Bukan Aset di Dalamnya

Kepemilikan token di XRP Ledger tidak berarti pemegang menguasai instrumen individual dalam portofolio reksa dana. Token yang diterbitkan hanya mewakili kepemilikan saham pada dana bersangkutan, bukan kepemilikan langsung atas surat berharga yang dikelola manajemen investasi. Pengelolaan instrumen pasar uang tetap berjalan di sistem keuangan konvensional.

Aviva juga menutup akses transaksi dari pasar bebas. Manajer investasi ini membatasi pembelian hanya bagi investor terverifikasi yang memenuhi syarat (eligible investors) dengan dompet digital khusus. Pemodal ritel tidak memiliki akses untuk membeli, dan tidak ada pencatatan token pada buku pesanan terbuka XRP Ledger. Seluruh distribusi berlangsung di lingkungan tertutup.

Di belahan dunia lain, pendekatan terukur serupa terlihat di pasar Asia. Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) menempatkan Anchorpoint sebagai FRS01 dan HSBC sebagai FRS02 dalam daftar regulasi aset digital mereka, memperlihatkan kecenderungan institusi yang memilih jalur kepatuhan ketat.

Tiga Pertanyaan yang Belum Terjawab

Kendati nama besar terus hadir di XRP Ledger, operasional token Aviva masih menyimpan tanda tanya. Pasar belum mengetahui berapa banyak dompet atau entitas yang memegang token ini sampai sekarang. Selain itu, volume transaksi harian serta kepastian kelancaran proses pencairan (redemption) kembali ke mata uang fiat juga belum teruji di hadapan publik.

Hong Kong Tunjuk Solana Company Jadi Mitra Strategis - Satu-satunya Infrastruktur Blockchain Pilihan 2026📌 Baca JugaHong Kong Tunjuk Solana Company Jadi Mitra Strategis - Satu-satunya Infrastruktur Blockchain Pilihan 2026

Bagi pelaku pasar kripto, kehadiran manajer investasi seperti Aviva membuktikan kesiapan teknis buku besar blockchain. Namun, angka £22 miliar pada judul berita bukan berarti seluruh modal itu telah berpindah ke onchain. Nilai yang aktif baru puluhan juta pound, dan aksesnya masih terkunci bagi pemodal di luar lingkaran institusi.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula

Baca juga: JPMorgan Bawa Dua Reksadana Pasar Uang ke Solana - Transaksi Masuk Dompet, Saham Tetap Dicatat Offchain


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share