๐Ÿ“… Kamis, 20 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Bank $2,89 Triliun Citi Buka Layanan Kustodi Langsung - Bitcoin Jadi Penghuni Pertama

Bank $2,89 Triliun Citi Buka Layanan Kustodi Langsung - Bitcoin Jadi Penghuni Pertama

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Bank terbesar ketiga di Amerika Serikat turun gelanggang mengelola aset digital nasabahnya. Citi, institusi perbankan dengan kelolaan aset $2,89 triliun, resmi bersiap meluncurkan layanan penyimpanannya yang diberi nama Custody+. Rencana ini diatur untuk beroperasi penuh pada akhir 2026, dan Bitcoin dipastikan menjadi instrumen pertama yang mendapat tempat di brankas khusus mereka.

Informasi awal peluncuran Custody+ mencuat ke publik lewat cuitan akun @Cointelegraph di X. Unggahan yang meraup 217 likes dan 38 retweets itu memberi petunjuk kuat soal peta baru perbankan arus utama merespons pasar. Citi merancang jadwalnya dengan ketat; mereka menargetkan layanan kustodi aset digital siap beroperasi menyeluruh menjelang penutupan tahun 2026.

Melompati Perantara Institusional

Langkah Citi membangun Custody+ membedakannya dari manuver mayoritas bank besar saat ini. Kebijakan ini menandai titik mula masuknya bank tier-1 ke bisnis penyimpanan kripto langsung tanpa campur tangan pihak ketiga. Sebagian besar pelaku perbankan tradisional sebelumnya menahan diri dan membatasi eksposur kripto nasabahnya lewat produk bungkus investasi semacam reksa dana atau ETF.

Melalui peluncuran Custody+, Citi memotong jembatan perantara dan memilih membangun infrastrukturnya sendiri. Bank bernilai hampir $3 triliun ini memperlihatkan kesiapannya menangani kepemilikan fisik Bitcoin milik nasabah institusional di dalam benteng internal mereka. Keputusan ini menunjukkan pergeseran nyata pemain Wall Street dalam memandang aset desentralisasi.

Efek Domino Kepastian Hukum

Sikap Citi dalam menampung Bitcoin punya landasan yang bisa dilacak. Tren terbukanya pintu institusi besar terhadap aset kripto bergerak beriringan dengan kemajuan hukum di level pemerintahan Amerika Serikat. Laporan sebelumnya menegaskan bank tradisional makin berani beroperasi di pasar aset digital setelah kerangka regulasi bernama CLARITY mulai terbentuk perlahan.

Batasan yang makin terang menjadi kunci masuk perbankan konvensional. Kehadiran kerangka CLARITY memberi jaminan legal bagi bank sekelas Citi untuk merumuskan standar operasi dalam menjaga aset kripto. Ketika batas regulasinya ditegaskan, pemain kelas wahid menemukan pijakan aman untuk mulai masuk menyerap likuiditas pasar ketimbang sekadar menonton laju industri baru ini dari kejauhan.

Jack Dorsey Sempat Tolak Stablecoin - Kini 59 Juta Pengguna Cash App Bisa Beli USDT dan Altcoin๐Ÿ“Œ Baca JugaJack Dorsey Sempat Tolak Stablecoin - Kini 59 Juta Pengguna Cash App Bisa Beli USDT dan Altcoin

Terlibatnya institusi keuangan raksasa di arena layanan kustodi mandiri mengukuhkan posisi Bitcoin sebagai aset simpanan tulen. Agenda Citi menyelenggarakan brankas kripto di 2026 membuktikan adopsi aset digital kini berakar sampai ke tulang punggung perbankan tua Amerika. Modal institusional menempuh rute yang lebih mapan, beranjak dari lembar portofolio ETF menuju penguasaan unit kripto di bilik brankas sendiri.

Dilansir dari @Cointelegraph di X.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share