American Bitcoin Corp, perusahaan tambang Bitcoin yang melibatkan putra Presiden Donald Trump, Eric Trump, dilaporkan telah melenyapkan sekitar $600 juta atau setara Rp9,7 triliun kekayaan keluarga Trump. Penyebabnya: penurunan tajam yang tengah melanda sektor pertambangan Bitcoin secara luas.
Ketika Nama Besar Tak Cukup Menahan Tekanan Pasar
Nama Trump biasanya identik dengan sorotan besar di dunia kripto - mulai dari token pribadi hingga cadangan Bitcoin strategis yang pernah digaungkan pemerintahannya. Namun American Bitcoin Corp, ambisi keluarga ini di sektor penambangan, ternyata tak kebal dari kenyataan pahit industri: biaya energi yang membengkak, tingkat kesulitan jaringan yang terus naik, dan harga Bitcoin yang telah anjlok separuh dari puncaknya di Oktober tahun lalu ke kisaran $63.000. Kombinasi ini menekan margin para penambang di seluruh dunia, dan American Bitcoin Corp bukan pengecualian.
Sinyal bagi Industri Tambang yang Lebih Luas
Kerugian sebesar ini pada satu entitas keluarga paling terkenal di ranah kripto Amerika menegaskan satu hal: bisnis pertambangan Bitcoin bukan jaminan keuntungan otomatis, sekalipun dijalankan dengan modal besar dan koneksi politik setinggi apa pun. Kalau keluarga dengan akses dan sumber daya seperti Trump saja kelimpungan menghadapi tekanan sektor ini, penambang skala menengah-kecil kemungkinan besar sudah lebih dulu tumbang tanpa pernah sempat muncul di berita utama.
📌 Baca JugaCZ Sindir Taruhan AI $725 Miliar Wall Street: ‘AI Tak Melindungimu dari Inflasi, Bitcoin Bisa’
Dilansir dari @Cointelegraph di X.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




