📅 Sabtu, 1 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Bitcoin Pertahankan Kenaikan 7,5% Sepanjang Juli - Tapi Sejarah Agustus Bisa Menghapus Semuanya

Bitcoin Pertahankan Kenaikan 7,5% Sepanjang Juli - Tapi Sejarah Agustus Bisa Menghapus Semuanya

Bitcoin menutup bulan Juli dengan kenaikan sekitar 7,5%, meski pada hari terakhirnya harga tertekan ke bawah level $63.000 dan turun 3% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini tetap bertahan di tengah kondisi pasar yang diselimuti ketakutan. Saat ini Crypto Fear & Greed Index merosot ke angka 25 - kategori Extreme Fear - turun dari posisi 28 pada minggu sebelumnya.

Menurut analisis Bitfinex, bahan bakar untuk aksi jual paksa sebenarnya sudah habis. Pasar kripto memasuki Juli dengan tingkat leverage yang jauh lebih rendah ketimbang pasar ekuitas. Kondisi ini menyusul aksi jual pada akhir Juni lalu yang menyeret harga Bitcoin jatuh ke bawah $58.000 pada 1 Juli. Fakta ini tercermin dari rata-rata likuidasi harian yang bertahan jauh di bawah rentang normal $400 juta hingga $500 juta sepanjang Juli.

Kenapa Agustus Selalu Ditakuti

Walau Juli ditutup hijau, data historis menunjukkan ancaman baru di depan mata. Data musiman empat tahun terakhir mencatat rata-rata imbal hasil Bitcoin di bulan Agustus selalu berada di kisaran minus 10%. Angka ini menempatkan Agustus sebagai salah satu bulan terlemah sepanjang tahun bagi pasar kripto.

Analis Bitget Wallet, Lacie Zhang, memproyeksikan Agustus akan berjalan fluktuatif dengan pergerakan harga Bitcoin yang mendatar. Pola mendatar ini diprediksi baru berubah jika imbal hasil riil turun atau arus masuk dana ke ETF berbalik positif. Di sisi lain, analis STS Digital Jeff Anderson menilai pasar saat ini mungkin masuk ke dalam rezim volatilitas baru. Fluktuasi ini dipicu oleh sikap investor yang terombang-ambing di antara ekspektasi pemangkasan, penahanan, atau kenaikan suku bunga.

Laporan Bitfinex turut mencatat para pemodal masih bersikap defensif. Mereka memilih menahan diri menjelang rilis laporan pekerjaan Amerika Serikat pekan depan, yang dianggap sebagai katalis makro utama setelah pertemuan The Fed usai.

Efek Retasan dan Batas Bawah

Sentimen pasar juga dibayangi oleh eksploitasi dompet Coldcard senilai $38 juta. Meski insiden ini belum mengubah pergerakan harga, Paul Howard dari Wincent mengingatkan adanya risiko lanjutan. Dampak pencairan dana hasil retasan itu diperkirakan akan menekan harga Bitcoin dalam jangka pendek.

Institusi Kuasai 72% Transaksi Kripto - Bersiaplah Hadapi Altseason yang Pelit Pemenang📌 Baca JugaInstitusi Kuasai 72% Transaksi Kripto - Bersiaplah Hadapi Altseason yang Pelit Pemenang

Jika tekanan jual ini berlanjut, area $58.000 akan menjadi titik penahan utama. Penembusan di bawah batas itu berisiko memicu koreksi yang lebih dalam. Laporan CoinGecko menegaskan sektor DeFi saat ini hanya memiliki ketahanan terbatas, sementara sisa pasar lainnya tetap berada di bawah tekanan.

Ke depan, kepastian arah kebijakan The Fed dan kembalinya arus masuk ETF spot akan menjadi sinyal penentu. Bagi para pedagang harian, masuknya bulan baru menuntut kehati-hatian ganda, mengingat bayang-bayang makro dan sejarah buruk Agustus masih mengintai. Dilansir dari CoinDesk.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share