Saham-saham perusahaan kripto berbalik arah dan membukukan penguatan pada penutupan perdagangan Jumat, 19 September. Tren kenaikan memutar balik koreksi tajam yang sempat menghantam bursa ekuitas usai kegagalan rancangan undang-undang CLARITY Act di Senat Amerika Serikat empat hari sebelumnya.
Menurut data dari Yahoo Finance, saham Strategy berada di barisan terdepan dengan mencatatkan lonjakan harga lebih dari 13%. Coinbase dan American Bitcoin mengekor rapat di urutan berikutnya, dengan masing-masing emiten memulihkan nilai valuasi mereka sekitar 11%. Saham platform pialang Robinhood ikut merespons arus masuk modal dengan pergerakan naik hampir 9%.
Aksi beli para investor terdistribusi ke jajaran emiten lainnya. Circle, Strive, dan perusahaan penambang Bitcoin Riot Platforms seluruhnya kompak membukukan kenaikan saham di rentang 5% hingga 7% sebelum bel penutupan.
Kondisi di hari Jumat berbanding terbalik dengan kepanikan awal pekan. Kegagalan proses politik CLARITY Act pada 15 September sempat membuat saham Coinbase dan Circle merosot sekitar 10%. Perusahaan American Bitcoin kehilangan valuasinya sekitar 8%, sementara saham Strategy dan Strive masing-masing mencatatkan penurunan di kisaran 5% dalam waktu singkat.
Regulator Ambil Alih Langkah dari Kongres
Faktor pendorong di balik kebangkitan cepat bursa saham datang dari keputusan dua lembaga pengawas di Amerika Serikat. CFTC dan SEC memilih bergerak memakai porsi kewenangan hukum yang sudah ada, tanpa perlu menunggu produk legislasi tambahan dari anggota parlemen.
CFTC memulai inisiatif aturan dengan memberikan kelonggaran berupa no-action relief bagi penyedia perangkat lunak pasif di ekosistem kripto. Keputusan pembebasan menyingkirkan ancaman penegakan hukum bagi entitas dalam kategori usaha terkait untuk sementara waktu.
SEC mengambil tindakan yang senada di ranah kewenangannya. Otoritas bursa itu menurunkan standar persyaratan sementara bagi platform yang memfasilitasi aktivitas perdagangan sekuritas tokenisasi.
Sebagai tambahan, lembaga CFTC mempercepat langkah dengan mengajukan draf tindakan regulasi pasar kripto untuk ditinjau oleh Gedung Putih. Dokumen usulan menjadi sinyal konfirmasi bagi para pelaku industri bahwa proses pengawasan dan penataan hukum tetap berjalan, terlepas dari buntunya proses di Senat.
๐ Baca JugaBitcoin Pukul Balik ke Atas $80.000 Usai Sapu Bersih Posisi Short - Incar Penutupan Harian $82.000
Bitcoin Merespons Aksi Regulator
Sikap proaktif dari lembaga pengawas ikut memberi dampak positif ke pasar aset digital. Nilai Bitcoin tercatat naik sekitar 5% dalam hitungan 24 jam, mendorong koin terbesar itu masuk kembali ke batas harga $80.800.
Rangkaian tindakan dari CFTC dan SEC memberi alternatif pandangan bagi pasar yang kecewa atas penolakan Senat. Kejelasan kerangka kerja operasional tetap bisa dibangun bertahap dari meja pengawasan federal, tanpa harus sepenuhnya bergantung pada proses di tangan perwakilan rakyat.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




