Harga Bitcoin kembali rebound mendekati level $84.500 dan mencatat rekor tertinggi mingguan setelah sempat tertekan pada awal Oktober 2026. Pemulihan pasar kali ini dipimpin oleh lonjakan aset kripto alternatif seperti XRP dan Zcash (ZEC), yang mengembalikan optimisme tren kenaikan musiman Uptober.
Kepanikan pelaku pasar juga mulai mereda. Indeks Crypto Fear & Greed naik 3 poin ke level 55, menempatkan sentimen di zona netral. Kenaikan angka ini menandakan pelaku pasar telah keluar dari kepanikan, kendati belum masuk ke fase memburu harga alias FOMO.
Namun di balik penguatan harga di pasar spot, sinyal dari pasar obligasi dan ekonomi makro menunjukkan arah berbeda.
Likuiditas Tersedot ke Obligasi Pemerintah
Dari sisi makroekonomi, Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat untuk September 2026 naik 3,7% dibanding periode sama tahun lalu. Angka itu melampaui estimasi para ekonom di level 3,6%, sekaligus naik dari posisi 3,4% pada Agustus.
Kenaikan inflasi mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury yield) bertahan di atas level 5%. Imbal hasil pada tingkat ini menyedot likuiditas keluar dari pasar saham maupun aset kripto, sekaligus meningkatkan biaya pinjaman berleverage bagi para pedagang yang menggunakan utang.
Suku bunga acuan The Fed sendiri bertahan di rentang 3,75% hingga 4% setelah kenaikan pada September. Data CME FedWatch menunjukkan probabilitas 80% suku bunga ditahan pada pertemuan 28 Oktober, sementara pasar mulai mengantisipasi potensi kenaikan suku bunga pada pertemuan 9 Desember.
Sinyal Beli di Grafik Harian
Pada grafik teknikal, posisi harga Bitcoin masih memperlihatkan ketahanan dari para pembeli. Indikator Exponential Moving Average (EMA) 50-hari berada di kisaran $80.782, melampaui EMA 200-hari di posisi $76.084. Posisi ini mengonfirmasi tren bullish jangka menengah, dengan harga BTC diperdagangkan 4,6% di atas garis EMA 50-hari.
Indikator Relative Strength Index (RSI) harian berada di level 58,5. Angka ini mencerminkan dominasi pembeli di pasar tanpa risiko kondisi jenuh beli (overbought), batas yang biasanya baru diwaspadai pelaku pasar ketika indikator melewati angka 70.
📌 Baca JugaETF Bitcoin AS Tarik Inflow $526 Juta Sehari - Rapor Oktober Tetap Negatif $88 Juta
Kenapa Pasar Taruhan Justru Ragu
Dua arah yang berlawanan antara indikator teknikal dan beban makroekonomi tecermin pada bursa taruhan. Data pasar prediksi Myriad mematok probabilitas Bitcoin menyentuh $87.500 pada Oktober 2026 sebesar 31%. Angka itu turun dari posisi 45% yang sempat tercatat pada 12 Oktober. Pada saat yang sama, peluang Bitcoin menyentuh level $90.000 hanya dihargai 18%.
Bagi pelaku pasar dengan posisi pinjaman berleverage, imbal hasil obligasi di atas 5% menjadi peringatan bahwa biaya modal belum melonggar. Rebound ke $84.500 memberi ruang gerak bagi pasar spot setelah tekanan awal bulan, tetapi susutnya peluang di pasar taruhan menunjukkan jalan menuju rekor baru masih tertahan biaya likuiditas.
Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Data Ekonomi China Angkat Bitcoin ke $82.500 - Kunci Pemangkasan Bunga Fed Justru Ada di Minyak
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




