Bitcoin terkoreksi 2,2% ke $79.700 dalam rentang 24 jam terakhir, mencapai posisi terendah selama lebih dari sebulan. Pelemahan harga ini merambat ke aset kripto utama lain: Solana jatuh ke bawah $100, XRP turun ke bawah $1,30, dan Ethereum tertekan ke bawah $2.350 dengan rata-rata penurunan altcoin berkisar antara 3% hingga 4%.
Koreksi harga spot langsung memicu penutupan paksa atas posisi spekulatif trader yang menggunakan leverage tinggi di bursa derivatif.
Likuidasi Derivatif Tembus $838 Juta
Catatan WatcherGuru memperlihatkan likuidasi posisi long berfasilitas leverage menembus lebih dari $200 juta hanya dalam kurun 60 menit. Di saat bersamaan, data Cointelegraph mengungkap nilai likuidasi long sebesar $186 juta dalam tempo satu jam usai harga Bitcoin tergelincir ke bawah level $80.000. Jika dihitung sepanjang 24 jam, angka penutupan paksa seluruh pasar menyentuh $838 juta.
Tingginya volume likuidasi itu mempercepat laju penurunan harga, menghapus modal para trader yang bertaruh pada kenaikan pasar tanpa sempat menambah margin.
Evakuasi Personel Militer AS di Timur Tengah
Pemicu utama di balik gejolak pasar ini bersumber dari laporan The Wall Street Journal mengenai situasi keamanan global. Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan mulai memindahkan staf diplomatik dan tentara dari berbagai pangkalan di kawasan Timur Tengah. Keputusan evakuasi ini diambil setelah informasi intelijen mengendus rencana serangan Iran terhadap warga Amerika.
Cakupan penarikan personel melampaui kabar sebelumnya tentang penarikan sebagian staf perwakilan di Arab Saudi. Ketegangan kian nyata lewat memo Direktur Intelijen Nasional Jay Clayton kepada Menteri Luar Negeri Marco Rubio.
Dalam memo itu, Clayton menulis: “Iran telah secara substansial meningkatkan upaya untuk menargetkan personel AS. Upaya plot mematikan Iran terhadap warga AS telah mencapai tahap lanjut di Timur Tengah dan negara-negara tertentu lainnya.”
Komentar CZ Saat Muncul Narasi Kematian Bitcoin
Ketegangan makin tajam setelah Presiden Donald Trump memberi sinyal peningkatan eskalasi konflik melawan Iran usai pemilu sela pada awal November. Menanggapi situasi itu, Trump menyatakan: “Kami mungkin melakukan ‘Epic Fury’ kecil lagi.”
๐ Baca JugaLikuidasi Kripto Tembus $435 Juta Usai Yen Menguat - Minyak $100 dan Arus Keluar ETF Menahan Laju Pasar
Melihat kepanikan yang melanda, pendiri Binance Changpeng Zhao (CZ) mengungkit rekam jejak historis pasar. CZ menyatakan bahwa setiap kali publik melabeli Bitcoin telah “mati” pada masa lalu, periode itu justru menjadi kesempatan terbaik untuk membeli. Bagi trader yang mengandalkan posisi berleverase, guncangan akhir pekan ini menjadi pengingat nyata bagaimana ketegangan geopolitik bisa melenyapkan modal pinjaman dalam hitungan menit.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Sebelumnya: Likuidasi Kripto Tembus $435 Juta Usai Yen Menguat - Minyak $100 dan Arus Keluar ETF Menahan Laju Pasar
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




