Gelombang penutupan bursa kripto kembali berlanjut minggu ini. BitMart resmi mengumumkan penghentian seluruh layanan trading pada 26 Agustus 2026 mendatang. Penutupan tahap pertama ini akan disusul oleh penghentian operasi penuh platform pada 31 Januari 2027.
Kabar ini memukul telak harga pasar aset asli mereka. Token $BMX langsung anjlok lebih dari 60% sesaat setelah pengumuman beredar ke publik. Akun @WatcherGuru di X turut menyoroti kejatuhan ini lewat cuitan yang mendulang 2.254 likes dan 245 retweet, melaporkan bahwa token $BMX kolaps di tengah persiapan shutdown bursa.
Sebelum platform ditutup, data justru merekam lonjakan volume transaksi hingga $1,6 miliar. Angka ini sama sekali bukan tanda para investor beramai-ramai memborong token mumpung harga murah. Lonjakan volume didorong sepenuhnya oleh aksi panic-selling dan penarikan massal dana dari para pengguna yang berebut jalan keluar.
Pembatasan Layanan Diberlakukan Seketika
Platform langsung menutup berbagai jalur lalu lintas masuknya dana. Pendaftaran pengguna baru dan fasilitas deposit aset sudah sepenuhnya dihentikan. Di area spot market, sistem tak lagi melayani penempatan order baru.
Area derivatif turut terkena pemangkasan mendadak. Layanan futures trading kini beralih ke mode reduce-only, memaksa trader hanya bisa menutup posisi terbuka yang ada tanpa diizinkan mengambil posisi spekulatif baru. Melengkapi situasi darurat ini, cuitan akun X Cointelegraph yang mendapat 201 likes mengingatkan pengguna bahwa waktu trading di BitMart tinggal bersisa hitungan jam sejak pengumuman awal dirilis.
Langkah drastis bursa ini dijalankan tanpa alasan transparan. Manajemen BitMart menolak memberi penjelasan spesifik di balik penutupan, dan hanya berlindung di balik narasi perihal kondisi operasional dan arah strategis perusahaan.
📌 Baca JugaLMAX Incar IPO Nasdaq $5 Miliar - Valuasi Naik 5 Kali Lipat Usai Perkuat Lini Kripto Institusi
Efek Domino Bursa Tersentralisasi
Mundurnya BitMart kian menegaskan tekanan berat yang mendera bisnis bursa terpusat. Mereka kini mengantre di daftar korban penutupan, menyusul BitMEX dan Dango yang sama-sama menyatakan akan menghentikan operasi pada pekan ini.
Tak ada lagi diskusi perihal potensi utilitas $BMX ke depan. Perhatian pengguna kini murni terpusat pada kecepatan mencairkan sisa saldo aset, sebelum pintu BitMart dikunci mati tahun depan.
Dilansir dari @WatcherGuru di X.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




