Bitmine Immersion Technologies membeli 10.452 ETH senilai sekitar $24,5 juta, sembari melanjutkan aksi pembelian kembali saham atau buyback bernilai hampir $400 juta. Pembelian koin ini menandai perlambatan dibanding pekan sebelumnya ketika perusahaan dengan ticker BMNR itu memborong 12.535 ETH. Pada saat yang sama, Bitmine kembali menyerap sahamnya di pasar reguler setelah jeda sekitar 10 minggu, membawa total buyback tahun ini menyentuh 22,9 juta lembar saham.
Perubahan ritme ini memperlihatkan pembagian fokus strategi perusahaan: akumulasi ETH tetap berjalan, tetapi alokasi kas kini terbagi dengan pembelian kembali saham sendiri.
Pendapatan Staking $318 Juta dan Ambang Batas 5%
Suntikan koin terbaru membawa total simpanan Bitmine mencapai 6.051.933 ETH. Jumlah itu setara sekitar 4,95% dari seluruh pasokan Ethereum dunia yang berjumlah 122,2 juta token. Bitmine kini hanya memerlukan tambahan sekitar 58.000 ETH lagi untuk menuntaskan target kepemilikan 5% dari total sirkulasi koin itu di pasar global.
Cadangan ETH sebanyak itu tidak dibiarkan menganggur di dompet penyimpanan. Bitmine telah menempatkan sekitar 5,23 juta ETH, atau 86% dari total portofolionya, ke dalam mekanisme staking, yakni penguncian token untuk memvalidasi transaksi di jaringan Ethereum. Berdasarkan tingkat yield saat ini, penempatan aset itu diproyeksikan mendatangkan pendapatan tahunan sekitar $318 juta bagi kas perusahaan.
Preferensi terhadap buyback ini menguat saat perusahaan mendekati target akumulasi 5% Ethereum. Dengan sisa kebutuhan 58.000 ETH menuju ambang batas itu, Bitmine membagi strategi permodalannya antara menambah cadangan koin dan menyerap kembali saham BMNR yang beredar.
Kenapa Kripto Dinilai Lebih Tahan dari Saham AI
Di tengah perlambatan akumulasi koin itu, Chairman Bitmine Tom Lee justru memandang ketahanan pasar aset kripto lebih kokoh dibanding saham sektor kecerdasan buatan (AI). Lee memaparkan bahwa selama tekanan pasar terakhir, harga ETH terkoreksi 13% dari titik tertingginya. Pada periode yang sama, indeks saham semikonduktor Amerika Serikat, SOXX, merosot lebih dalam hingga 20%.
Menurut Lee, penurunan pasar kripto diseret oleh sentimen risk-off atau sikap investor yang menghindari aset berisiko, pemicu yang sama di balik aksi jual pada sektor AI. Dari perbandingan penurunan 13% pada ETH dan 20% pada indeks SOXX, Lee memandang daya tahan ETH sebagai bukti tambahan bahwa siklus bull market kripto sedang berlangsung.
๐ Baca JugaDompet Tertaut Ethereum Foundation Jual $6,42 Juta ETH dalam Satu Jam - Padahal Harga Sudah Turun 9%
Bagi pemegang Ethereum, arah kebijakan Bitmine memberi penegasan nyata: pembelian koin baru melambat menjelang target 5%, tetapi 5,23 juta ETH milik perusahaan tetap tertanam di jaringan dengan proyeksi imbal hasil tahunan $318 juta.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Baca juga: Komunitas Starknet Setujui Riset Pisah dari Ethereum - Nilai Target Kuantum 2029 Terlalu Lambat
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




