Seorang whale di platform leverage menyetor dana jaminan tambahan sebesar $5,67 juta dalam bentuk USDC untuk menghindari likuidasi posisi long 93.184 ETH miliknya. Penambahan modal dilakukan setelah penurunan pasar membawa posisi mendekati batas likuidasi bursa. Akun analitik on-chain @lookonchain di X melaporkan bahwa kepemilikan kontrak itu memiliki nilai nosional sekitar $214 juta saat pasar tertekan.
Mempertahankan posisi sebesar itu memakan biaya yang tidak sedikit. Akun whale kini menanggung kerugian belum terealisasi sebesar $18,62 juta akibat koreksi harga yang terus berlangsung. Selain kerugian di atas kertas, sang pemilik posisi juga telah membayar biaya pendanaan atau funding fee kumulatif mencapai $2,68 juta agar posisi leverage miliknya tetap aktif di platform.
Setoran $5,67 juta itu memperlebar jarak aman, tetapi posisi akun masih dekat dengan batas penutupan paksa.
Titik Likuidasi Bergeser ke $2.177
Tambahan margin sebesar $5,67 juta USDC memindahkan batas likuidasi akun ke tingkat yang lebih rendah dari harga pasar saat ini. Sebelum setoran dilakukan, posisi whale terbagi dalam dua tingkat likuidasi di level $2.256,45 dan $2.226,53. Setelah dana jaminan baru masuk ke akun, titik likuidasi bergeser turun menjadi $2.181,69 dan $2.177,79.
Pergeseran batas likuidasi ini memberi bantalan harga sekitar puluhan dolar di bawah posisi sebelumnya. Kendati demikian, tekanan jual di pasar kripto belum sepenuhnya mereda. Pelemahan harga Ethereum terjadi berbarengan dengan kejatuhan Bitcoin ke bawah level $80.000, yang memicu likuidasi posisi long hingga mencapai $200 juta hanya dalam kurun waktu satu jam.
Sentimen eksternal turut memperberat kondisi pasar kripto. Selain likuidasi berantai pada perdagangan Bitcoin, tekanan pasar dipicu oleh penguatan mata uang yen Jepang serta kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah.
Lima Kali Likuidasi dalam Satu Jam
Di tengah kondisi pasar yang sama, nasib berbeda dialami oleh pelaku pasar leverage lainnya. Trader terkenal Machi Big Brother (@machibigbrother) tidak mampu mempertahankan posisinya saat gelombang penurunan harga berlangsung.
Lookonchain melaporkan bahwa akun Machi Big Brother terkena likuidasi paksa sebanyak 5 kali hanya dalam kurun waktu satu jam. Penutupan posisi beruntun oleh platform bursa itu menguras saldo akun hingga hanya tersisa sekitar $5.000.
๐ Baca JugaArthur Hayes Jual $22,28 Juta Token Termasuk 6.400 ETH - Padahal Baru Pasang Risiko Maksimal di Agustus
Perbedaan nasib antara whale pemegang 93.184 ETH dan Machi Big Brother memberi gambaran nyata mengenai risiko perdagangan dengan fasilitas leverage. Di bursa derivatif, modal jutaan dolar mampu mengulur waktu dengan menggeser batas likuidasi ke level yang lebih rendah, tetapi posisi tanpa suntikan dana tambahan dapat dilikuidasi sepenuhnya dalam hitungan menit.
Dilansir dari @lookonchain di X.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




