๐Ÿ“… Rabu, 12 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
BlackRock Sebut Tokenisasi Masa Depan Pasar - Nasdaq Caplok Bursa Alternatif Demi Trading 24 Jam

BlackRock Sebut Tokenisasi Masa Depan Pasar - Nasdaq Caplok Bursa Alternatif Demi Trading 24 Jam

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

BlackRock, pengelola aset dengan dana kelolaan $15 triliun, baru saja menegaskan visi mereka di X. Pernyataan bahwa tokenisasi adalah “generasi berikutnya untuk pasar” mendulang 4.278 likes, namun Nasdaq merespons dengan langkah yang jauh lebih konkret. Operator bursa ini baru saja sepakat mengakuisisi LeveL Markets, bursa alternatif terbesar ketiga di Amerika Serikat berdasarkan volume perdagangan.

Langkah ini mempertegas arah baru Wall Street yang makin serius mengejar sistem transaksi sekuritas tanpa henti.

Mesin Perdagangan Tanpa Jeda

LeveL Markets bukan pemain kelas teri di industri keuangan. Bursa ini memproses transaksi ratusan juta saham setiap harinya dan melayani lebih dari 2.500 klien dari sisi beli maupun jual. Dengan kapasitas eksekusi perdagangan yang mencakup lebih dari 7.000 simbol harian, rata-rata volume harian mereka mencatat kenaikan 56% pada tahun 2025.

Setelah akuisisi rampung, operasi LeveL akan langsung masuk ke dalam unit baru bernama Digital Liquidity Networks yang dipimpin oleh Roland Chai. Meski rincian nilai akuisisi tidak diungkap dan masih tunduk pada persetujuan regulator, kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari hubungan panjang mereka. Nasdaq pertama kali menanamkan modal di LeveL sejak 2021.

Meski beralih kepemilikan, LeveL dipastikan tetap beroperasi sebagai sistem perdagangan alternatif berlisensi FINRA, lengkap bersama tim manajemen aslinya.

Ledakan Pasar Ekuitas Digital

Ketertarikan Nasdaq pada dunia sekuritas digital memiliki rekam jejak panjang. Mereka telah mengusulkan agar sekuritas berwujud token bisa diperdagangkan di bursa sejak September 2025, dan memperbarui proposalnya ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada Januari 2026.

Data dari RWA.xyz membeberkan alasan logis di balik kegigihan Nasdaq. Pasar ekuitas yang ditokenisasi tumbuh lebih dari enam kali lipat dalam setahun terakhir. Angkanya melesat dari $381 juta pada Agustus 2025 menjadi hampir menembus batas $2,5 miliar saat ini.

Regulator Inggris Siapkan Aturan Tokenisasi Emas - Aset Paling Konservatif Dunia Bersiap Pindah ke Blockchain๐Ÿ“Œ Baca JugaRegulator Inggris Siapkan Aturan Tokenisasi Emas - Aset Paling Konservatif Dunia Bersiap Pindah ke Blockchain

Pesaing mereka jelas menolak ketinggalan. Bursa Efek New York (NYSE) kini tengah membangun platform terpisah yang dirancang khusus untuk perdagangan 24 jam dan penyelesaian on-chain bagi sekuritas berwujud token. Di tempat lain, Cboe dan London Stock Exchange juga terus mengejar jam operasional perdagangan yang lebih panjang.

Babak Baru Penentuan Regulasi

Pergeseran arus ini menempatkan bola penentu di meja otoritas pasar modal. SEC telah mengumumkan agenda diskusi meja bundar pada 17 September mendatang untuk membahas perpindahan pasar ekuitas Amerika Serikat menuju sistem perdagangan 24 jam.

Bagi pelaku pasar tradisional, batas waktu operasional kini mulai luntur. Bursa yang masih menerapkan jam tutup berisiko tertinggal oleh perputaran uang yang tak pernah tidur.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share