๐Ÿ“… Rabu, 9 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Pemuda 22 Tahun Dalangi Pencurian 4.100 BTC - Modusnya Menyamar Jadi Staf Google dan Gemini

Pemuda 22 Tahun Dalangi Pencurian 4.100 BTC - Modusnya Menyamar Jadi Staf Google dan Gemini

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Malone Lam, warga negara Singapura berusia 22 tahun, resmi mengaku bersalah atas satu dakwaan konspirasi RICO di hadapan Hakim Distrik AS Colleen Kollar-Kotelly di Washington D.C. Jaksa dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) menetapkan pemuda ini sebagai otak utama di balik sebuah sindikat kejahatan internasional. Kelompok yang dipimpinnya tercatat telah mencuri sekaligus mencuci aset kripto dengan total nilai melampaui $245 juta dalam rentang waktu antara bulan Oktober 2023 hingga bulan Mei 2025.

Jaringan kejahatan yang dikendalikan Lam tidak lahir dari forum peretas biasa. Sindikat itu terbentuk dari koneksi antar pemain di berbagai platform gaming online. Saat beroperasi memburu mangsa di dunia maya, Lam menyamarkan identitasnya di balik sejumlah nama fiktif, mulai dari ‘Anne Hathaway’, ‘$$$’, hingga julukan ‘King Greavy’.

Rekayasa Sosial dan 4.100 BTC

Puncak dari rentetan perampasan aset kelompok ini menimpa seorang kreditur Genesis. Tepat pada tanggal 18 Agustus 2024, sindikat Lam memindahkan lebih dari 4.100 Bitcoin dari tangan korban. Pada saat pencurian terjadi, ribuan keping Bitcoin itu ditaksir bernilai lebih dari $230 juta.

Modus operandi yang diterapkan Lam dan komplotannya mengandalkan teknik rekayasa sosial. Pelaku menghubungi korban dengan menyamar sebagai staf dari Google dan bursa kripto Gemini. Melalui taktik manipulasi, pelaku membujuk korban untuk mereset pengaturan autentikasi dua faktor (2FA) di perangkat mereka.

Setelah sistem pengamanan awal dilewati, pelaku mengarahkan korban untuk membagikan layar perangkat melalui fitur screen-sharing. Dari pandangan langsung ke layar korban itulah Lam dan komplotannya menyalin private key. Kelompok ini bahkan terbukti tidak hanya mengandalkan peretasan dari jauh. Jika metode tipu daya lewat jaringan internet gagal membuahkan hasil, mereka tidak segan melakukan pembobolan rumah fisik korban demi mendapatkan kendali atas aset kripto yang diincar.

Pelarian Lam dan operasi sindikatnya terhenti pada tanggal 18 September 2024. Pihak berwenang menangkap pemuda asal Singapura itu bersama salah satu rekannya yang bernama Jeandiel Serrano. Proses hukum terhadap keduanya kini berlanjut di sistem peradilan federal Amerika Serikat.

Blockstream Tawar-Menawar Demi Sisa 600 BTC - Tapi Bos Ledger Menyebutnya Pemerasan๐Ÿ“Œ Baca JugaBlockstream Tawar-Menawar Demi Sisa 600 BTC - Tapi Bos Ledger Menyebutnya Pemerasan

Meski Lam telah mengajukan pengakuan bersalah atas dakwaan konspirasi RICO, putusan akhir untuk kasusnya masih membutuhkan waktu. Sidang status perkara untuk terdakwa akan digelar pada tanggal 8 Desember mendatang. Hingga saat ini, pengadilan belum menentukan tanggal pasti untuk pembacaan vonis bagi Lam.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: 3.400 BTC Pulang ke Liquid Network Usai Patch - Tapi Bos Ledger Sebut Sisa $47 Juta yang Ditahan Sebagai Pemerasan


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share