Pendukung BTCPay Server menawarkan imbalan 10% dari total dana yang berhasil dipulihkan pasca-eksploit terbaru, dengan nilai batas atas mencapai 3 BTC atau setara $190.000. Tawaran ini diumumkan terbuka bagi siapa pun yang mampu membantu melacak dan mengembalikan aset korban ke tempat asalnya - bahkan tidak menutup pintu bagi sang peretas itu sendiri untuk mengambil hadiah ini.
Tawaran ini menyusul peringatan yang dikeluarkan BTCPay pada Jumat pekan lalu. Saat insiden mulai terdeteksi, tim pengembang meminta operator node mengambil langkah cepat: menginstal pembaruan versi 2.4.2 atau mematikan server mereka seutuhnya. Pilihan ini diambil lantaran eksploit yang terjadi membidik inti kontrol. Penyerang diketahui berhasil mencuri LND admin macaroons - kredensial yang memberi akses penuh dan luas atas node Lightning Network milik korban.
Sistem Pembagian Imbalan
Jika ada petunjuk dari banyak pihak, BTCPay sudah menetapkan aturan pembagian bounty yang jelas. Total hadiah 3 BTC itu akan didistribusikan berdasarkan dua faktor utama: persentase kerugian masing-masing korban, serta seberapa besar kontribusi dari setiap petunjuk yang masuk hingga berujung pada pemulihan dana.
Hanya saja, peta kerugian dari insiden ini masih menyisakan ruang gelap. Sampai hari ini, pihak BTCPay belum merilis angka pasti mengenai total nilai Bitcoin yang digondol peretas. Mereka juga tidak merinci berapa banyak pengguna yang node miliknya terdampak eksploit ini. Skala penuh dari pembobolan ini masih belum dibuka ke publik.
Ancaman Baru dari Kecerdasan Buatan
Respons BTCPay Server Foundation terhadap krisis ini juga menyasar ke pencegahan jangka panjang. Mereka memutuskan untuk mendonasikan masing-masing 0,21 BTC kepada peneliti keamanan independen Craig Raw dan inisiatif Bitcoin Red Team fund, dua entitas yang terus menguji ketahanan infrastruktur kripto.
Dukungan bagi para peneliti keamanan ini punya alasan kuat. BTCPay mencatat bahwa lanskap eksploitasi perangkat lunak Bitcoin telah berubah, di mana alat kecerdasan buatan (AI) masa kini mempermudah para penyerang menemukan kerentanan kode. Situasi ini memaksa adanya standar tinjauan kode yang lebih ketat, mengingat peretas sekarang bersenjatakan AI untuk memindai titik lemah dalam hitungan detik.
๐ Baca JugaStrategy Lepas 3.328 BTC Demi Saham Preferen - Tapi CEO Janji Kembali Memborong Tahun Ini
Jalan Keluar Terakhir
Bagi operator node yang telanjur kehilangan aset gara-gara pencurian kredensial LND ini, opsinya tak banyak. Mereka kini hanya bergantung pada pelacak yang berlomba memecahkan teka-teki demi 3 BTC, atau menunggu sang penyerang berpikir logis: meraup uang tunai bersih senilai $190.000 dari tangan tim pengembang selalu lebih aman daripada lari membawa dana buruan seumur hidup.
Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




