Commodity Futures Trading Commission (CFTC) baru saja menerbitkan surat pengecualian yang membebaskan penyedia perangkat lunak pasif dari kewajiban mendaftar sebagai broker. No-action letter yang dikeluarkan melalui Market Participants Division ini menargetkan aplikasi dompet dan platform perdagangan kripto yang sekadar menyajikan antarmuka visual.
Lewat ketentuan baru, aplikasi yang bertindak sebagai penyambung lalu lintas pengguna ke pasar derivatif teregulasi bebas dari administrasi pialang. Selama ini, keharusan mengurus registrasi introducing broker selalu menuntut banyak persyaratan kepatuhan. Beban hukum itu sering menjadi penghalang bagi pembuat aplikasi dompet kripto untuk menawarkan akses derivatif kepada publik.
Langkah CFTC memangkas birokrasi perizinan otomatis memotong biaya operasional pengembang dompet kripto.
Bermula dari Preseden Phantom
Kelonggaran lisensi dari regulator berawal dari kebijakan percobaan awal tahun ini. Pada bulan Maret 2026, dompet self-custody Phantom Technologies mendapat izin serupa, yang memperbolehkan mereka memfasilitasi transaksi pasar derivatif tanpa mengantongi lisensi broker sendiri.
Surat edaran terbaru memperluas cakupan pengecualian kepada seluruh pihak yang memenuhi kriteria penyedia pasif. Produk investasi yang masuk dalam aturan baru mencakup kontrak perpetual dan event contracts yang beroperasi di bawah regulasi CFTC.
Bagi pengguna ritel, penghapusan syarat lisensi di sisi pengembang tidak mengurangi fungsionalitas aplikasi. Dompet kripto pasif tetap memiliki kapasitas menampilkan pergerakan harga, menyajikan penawaran instrumen, memeriksa posisi aset, hingga memproses penempatan pesanan langsung ke entitas pialang resmi.
Batasan Tanggung Jawab Pengembang
Walau lepas dari kewajiban mendaftar broker penuh, penyedia aplikasi kripto tidak bisa beroperasi tanpa pengawasan. CFTC tetap mewajibkan setiap entitas untuk menyerahkan dokumen persetujuan tertulis kepada komisi sebelum menjalankan fitur perdagangan.
๐ Baca JugaSEC AS Buka Jalur 5 Tahun Platform Saham Tokenisasi - Cukup Kirim Notifikasi Tanpa Daftar Bursa
Terdapat sederet kewajiban operasional bagi pembuat aplikasi yang mengambil jalur pengecualian ini. Mereka wajib menyediakan pengungkapan terbuka kepada pengguna akhir mengenai bentuk kerja sama dengan pialang terdaftar. Pengembang juga harus merumuskan kebijakan pemasaran, mengelola dokumentasi aktivitas, dan menerapkan prosedur pemberitahuan pelanggan jika terjadi kasus kebangkrutan atau insolvensi.
Merespons terbitnya dokumen federal Amerika Serikat, CEO Digital Chamber Cody Carbone menilai pedoman baru memberi kejelasan hukum yang ditunggu pelaku industri kripto.
Bagi perusahaan perancang aplikasi, batas kewajiban yang jelas memberi landasan legal untuk merakit fitur transaksi kompleks tanpa menanggung kewajiban operasional setingkat broker.
Dilansir dari Decrypt.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




