📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Dari IPO Jumbo ke Ambruk 89% - Bedah Tuntas Kenapa Saham Gemini, BitGo, dan Bullish Berguguran

Dari IPO Jumbo ke Ambruk 89% - Bedah Tuntas Kenapa Saham Gemini, BitGo, dan Bullish Berguguran

📚 Istilah di Artikel Ini:

Gemini telah kehilangan 89% nilainya sejak melantai di Nasdaq pada September lalu - dan kini malah digugat pemegang sahamnya sendiri. BitGo ambles 77%, Bullish 71%, sementara barisan calon IPO di belakang mereka - Kraken, Grayscale, Consensys, Ledger - kompak membeku total. Gelombang IPO kripto yang sempat disebut “wisuda industri ini ke pasar modal” cuma bertahan sekitar setahun sebelum meluluh-lantakkan sebagian besar modal yang mempercayainya.

Bukan Semua Ambruk Sama - Ada Pola yang Jelas

Pasar ternyata tidak menjual saham kripto secara serampangan, melainkan menilai berdasarkan satu sumbu utama: seberapa langgeng pendapatan perusahaan itu. Circle, penerbit stablecoin, cuma turun 6% karena pendapatannya berasal dari bunga cadangan dolar yang mengalir stabil terlepas dari sentimen pasar - bahkan diuntungkan suku bunga tinggi yang justru menghantam yang lain. Figure, dengan bisnis pinjaman berbasis blockchain, turun 14%. Di tengah, eToro anjlok 42% karena ekonomi brokerasi ritelnya melemah seiring investor ritel kabur dari pasar. Sementara Bullish, BitGo, dan Gemini - yang pendapatannya bergantung penuh pada volume trading dan harga aset kripto - jatuh paling parah karena dinilai investor pakai puncak siklus 2025 sebagai patokan valuasi yang keliru.

Kenapa Investor Kripto Justru Menghindari Saham Kripto

Ironi terbesarnya: investor yang paling paham kripto justru paling menghindari saham-saham ini. Mereka yang mau eksposur Bitcoin cukup beli ETF, bukan saham bursa; yang mau eksposur ekonomi bursa bisa pegang token seperti HYPE yang menyalurkan 97% fee platform ke buyback - mekanisme yang justru membawanya mendekati rekor tertinggi di bulan-bulan yang sama ketika saham bursa kripto kehilangan tiga perempat nilainya. Industri ini melantai dengan “bungkus” saham tepat saat teknologinya sendiri membuat bungkus itu jadi usang, dan yang tersisa untuk membeli IPO cuma modal generalis yang paling gampang panik dan paling cepat kabur.

Raksasa Jepang SBI Diam-diam Kuasai Bursa Kripto Singapura - Ini Peta 'Kerajaan Aset Digital' yang Sedang Dibangunnya📌 Baca JugaRaksasa Jepang SBI Diam-diam Kuasai Bursa Kripto Singapura - Ini Peta ‘Kerajaan Aset Digital’ yang Sedang Dibangunnya

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share