📅 Jumat, 24 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Empery Digital Jual 1.400 Bitcoin Demi Pusat Data AI - Saat Tekanan Pemegang Saham Ubah Haluan Perusahaan

Empery Digital Jual 1.400 Bitcoin Demi Pusat Data AI - Saat Tekanan Pemegang Saham Ubah Haluan Perusahaan

📚 Istilah di Artikel Ini:

Empery Digital baru saja menginvestasikan $20 juta ke Cardinal Data Power. Dana ini memberi mereka sekitar 8% saham di pengembang pusat data bertenaga swasta itu. Langkah ini merupakan bagian dari putaran pendanaan Seri A Cardinal yang total nilainya mencapai $70 juta. Untuk mendanai pergeseran ini, Empery mengungkapkan pada bulan ini telah menjual sekitar 1.400 Bitcoin selama dua bulan terakhir. Uang senilai $87,1 juta dari hasil penjualan dipakai untuk menopang investasi infrastruktur AI dan membayar utang.

Penjualan ini mengubah postur aset perusahaan. Empery kini hanya memegang 1.514 BTC, turun dari kepemilikan rekor puncak 4.081 BTC sebelum mulai memangkas posisi sejak Maret lalu. Perubahan haluan ini bukan tanpa sebab. Tice P. Brown, salah satu pemegang saham, menekan perusahaan untuk meninggalkan strategi treasury Bitcoin dan bahkan meminta CEO beserta dewan direksi untuk mundur.

Infrastruktur AI Butuh Tenaga Listrik

Fokus baru Empery tertuju pada proyek infrastruktur berskala besar. Cardinal Data Power saat ini sedang membangun kampus pusat data 750 megawatt di West Texas. Aliran listrik pertama dijadwalkan masuk pada 2027, disusul ekspansi ke 1 gigawatt pada 2029, dan pada akhirnya ditargetkan melebihi 5 gigawatt. Analis Bernstein menilai kesepakatan peralihan fungsi fasilitas penambangan Bitcoin menjadi sumber tenaga AI sangat diperlukan. Langkah ini menjadi jawaban atas krisis ketersediaan listrik yang mengancam perkembangan AI.

Beda Sikap di Kalangan Institusi

Jejak Empery menjauh dari kripto juga terlihat pada pemain lain. Satsuma Technology menjadi salah satu perusahaan treasury Bitcoin pertama yang mengambil sikap serupa. Pada 20 Juli, lebih dari 90% suara pemegang saham Satsuma menyetujui rencana penjualan aset Bitcoin dan melakukan delisting dari London Stock Exchange.

Meski ada arus keluar, sebagian entitas tetap menahan aset mereka. Twenty One Capital saat ini masih mempertahankan 43.514 BTC - angka yang menjadikannya pemilik treasury korporat terbesar kedua yang terlacak setelah Strategy. Model bisnis baru juga mulai dijajal oleh Lyn Alden yang ikut mendirikan Orange Juice HODLINGS. Dengan dana awal $40 juta, entitas ini berupaya menggabungkan kepemilikan bisnis jangka panjang dengan menempatkan Bitcoin sebagai aset cadangan.

Sembilan Pemain Besar Patungan $15 Juta Lindungi Bitcoin dari Kuantum - Tapi Kapan Ancaman Itu Tiba Masih Diperdebatkan📌 Baca JugaSembilan Pemain Besar Patungan $15 Juta Lindungi Bitcoin dari Kuantum - Tapi Kapan Ancaman Itu Tiba Masih Diperdebatkan

Bagi pasar, manuver Empery dan Satsuma membuktikan bahwa narasi adopsi institusional memiliki ujian batas bawah. Saat tekanan internal menuntut kejelasan arah bisnis dan peluang di sektor baru membesar, Bitcoin sewaktu-waktu bisa tergeser dari brankas utama perusahaan.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share