📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Eropa Sahkan 'Chat Control': Pesan Pribadi Boleh Dipindai sampai 2028 - Kecuali yang Satu Ini

Eropa Sahkan ‘Chat Control’: Pesan Pribadi Boleh Dipindai sampai 2028 - Kecuali yang Satu Ini

Aturan yang selama bertahun-tahun ditakuti para pembela privasi digital akhirnya lolos. Parlemen Eropa mengesahkan undang-undang yang mengizinkan perusahaan teknologi memindai pesan pengguna untuk mencari materi pelecehan anak hingga 2028 - regulasi yang dijuluki para kritikus sebagai “chat control”. Namun di balik kekalahan itu, komunitas kriptografi menyelipkan satu kemenangan kecil yang krusial.

Hasil pemungutan suara pada Kamis nyaris berimbang, dan justru di situlah letak dramanya.

Menang Tipis di Angka, Kalah Telak dalam Prinsip

Sebenarnya mayoritas anggota parlemen memilih menolak perpanjangan aturan yang dijuluki “Chat Control 1.0” itu. Masalahnya, untuk benar-benar menghentikannya dibutuhkan 361 suara penolak. Yang terkumpul hanya 314 suara menolak, berhadapan dengan 276 suara yang mendukung - cukup untuk menghidupkan kembali aturan yang sempat kedaluwarsa sejak April.

Bagi para cypherpunk dan pegiat privasi, aturan ini menyentuh urat nadi paling sensitif: memindai pesan pribadi secara massal bertabrakan langsung dengan prinsip di balik enkripsi. Inilah nilai yang sama yang menjadi fondasi filosofi banyak proyek kripto - kedaulatan atas data dan komunikasi pribadi tanpa mata-mata pihak ketiga.

Satu Amandemen yang Menyelamatkan Enkripsi

Di sinilah ‘celah penyelamat’ itu muncul. Parlemen meloloskan sebuah pengecualian yang mengeluarkan “komunikasi yang menggunakan, pernah menggunakan, atau akan menggunakan enkripsi ujung-ke-ujung” (end-to-end encryption) dari kewajiban pemindaian. Artinya, pesan terenkripsi penuh - jenis yang dipakai aplikasi seperti WhatsApp maupun dompet kripto - tetap terlindungi.

Anggota parlemen dari Partai Bajak Laut, Markéta Gregorová, yang mengusulkan amandemen itu, menyebutnya “kemenangan yang pahit-manis.” “Melindungi enkripsi adalah salah satu prioritas kami, dan saya senang kami berhasil mengamankannya. Namun pada saat yang sama, pemindaian massal sukarela sayangnya tetap lolos,” ujarnya.

Regulator yang Bakal Mengawasi Kripto $2,2 Triliun Ini Cuma Punya Satu Orang di Kursinya - dan Anehnya Malah Makin Gesit📌 Baca JugaRegulator yang Bakal Mengawasi Kripto $2,2 Triliun Ini Cuma Punya Satu Orang di Kursinya - dan Anehnya Malah Makin Gesit

Mantan anggota parlemen Patrick Breyer bahkan menilai perlawanan yang muncul begitu kuat, sehingga menurutnya mencari mayoritas untuk versi permanen - “Chat Control 2.0” - di perundingan mendatang adalah “mimpi di siang bolong”. Naskah dengan amandemen kini dikembalikan ke Dewan Uni Eropa, dan negosiasi versi permanen dijadwalkan lanjut September.

Kenapa Ini Penting Ditonton dari Jauh

Pertarungan ini melampaui urusan Eropa semata. Ia menjadi tolok ukur global soal sejauh mana negara boleh mengintip komunikasi warganya di era digital - pertanyaan yang menentukan masa depan privasi, dompet kripto, hingga aplikasi pesan yang kita pakai sehari-hari. Untuk kali ini enkripsi selamat, tapi babak sesungguhnya, kata Breyer, “baru saja dimulai”.

Dilansir dari Cointelegraph.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share