📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Sepekan Rp1,1 Triliun Ether Membanjiri Blockchain Baru Robinhood - Kenapa Ini Kabar Manis buat Ethereum

Sepekan Rp1,1 Triliun Ether Membanjiri Blockchain Baru Robinhood - Kenapa Ini Kabar Manis buat Ethereum

📚 Istilah di Artikel Ini:

Sementara harga Ethereum masih meringkuk di titik terendah bertahun-tahun, sebuah blockchain yang baru seumur jagung diam-diam menyedot arus Ether dalam jumlah besar. Robinhood Chain - jaringan lapis-2 milik pialang saham raksasa Robinhood - menarik lebih dari 70 juta dolar AS (sekitar Rp1,1 triliun) Ether yang dijembatani (bridged) hanya dalam pekan pertamanya. Bagi para pendukung ETH, angka ini lebih dari sekadar statistik.

Mesin Baru Pelahap Ether

Diluncurkan pada 1 Juli, Robinhood Chain adalah jaringan berbasis Arbitrum yang kompatibel dengan EVM dan menggunakan ETH sebagai token gas aslinya. Robinhood menyebutnya blockchain “AI-native” yang dirancang khusus untuk aset dunia nyata (real-world assets). Menurut Token Terminal, bila adopsinya terus menanjak, rantai ini “bisa menjadi sumber permintaan baru yang berarti bagi ETH”.

Data on-chain menguatkan optimisme itu. DefiLlama mencatat total nilai terkunci (TVL) jaringan ini sudah menembus setara sekitar 46.748 ETH - kira-kira 83 juta dolar AS - dengan arus masuk pada Kamis saja mencapai 31.855 ETH atau sekitar 55 juta dolar AS. Pengguna aktif harian menyentuh 194.000, sementara pendapatan harian tumbuh ke 39.000 dolar AS, setara laju tahunan sekitar 14 juta dolar AS (Rp227 miliar).

Pendiri Uniswap, Hayden Adams, menegaskan mayoritas aktivitas di jaringan ini berdenominasi ETH. “Ia adalah pasangan dasar untuk trading, aset dengan volume tertinggi, dan token gas untuk membayar ruang blok. Ia bahkan membakar ETH di jaringan utama untuk biaya penyimpanan data,” katanya.

Kenapa ‘Institusi Masuk’ Jadi Kata Kunci

Lonjakan likuiditas ini dipercepat oleh uang institusi. Hampir 90 juta dolar dari nilai terkunci jaringan tersimpan di protokol pinjaman Morpho, tempat Robinhood Earn menawarkan imbal hasil sekitar 7% per tahun untuk deposit USDG. Kontribusi terbesar datang dari Ethena, yang menyetor 50 juta dolar ke sebuah vault hanya dalam satu transaksi.

Balaji Srinivasan Ancam Angkat Kaki dari Malaysia - Tahan Investasi $122 Juta Usai Komunitasnya Diselidiki📌 Baca JugaBalaji Srinivasan Ancam Angkat Kaki dari Malaysia - Tahan Investasi $122 Juta Usai Komunitasnya Diselidiki

Tim Sun, peneliti senior HashKey Group, menyebut ini “positif struktural yang jelas bagi ETH”. Ethereum dan jaringan lapis-2-nya kini menguasai lebih dari separuh pasar tokenisasi aset dunia nyata, memberi Robinhood Chain akses langsung ke ekosistem yang sudah mendominasi sektor tersebut.

Sinyal Menarik di Tengah Pasar yang Lesu

Ironisnya, semua ini terjadi saat ETH masih diperdagangkan sekitar 1.775 dolar - anjlok 64% dari puncaknya pada Agustus 2025. Justru di sinilah letak kisah yang menarik untuk diikuti: alih-alih menunggu harga naik dulu, permintaan nyata terhadap ETH tumbuh dari penggunaan konkret sebuah jaringan baru. Apakah ‘roda gila’ likuiditas Robinhood Chain akan cukup kuat menopang Ethereum dalam jangka panjang, itulah yang kini dipertaruhkan para pendukungnya.

Dilansir dari Cointelegraph.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share