Ethereum kembali menapak di harga $2.408 per 3 September 2026, memulihkan posisinya setelah sempat tergelincir tajam ke $2.370 pada sesi perdagangan sebelumnya. Analis Daan Crypto Trades menyebut $2.400 sebagai batas penentu arah pergerakan. Gagal mempertahankan batas itu berarti aset ini akan kembali terjebak di rentang harga lama.
Kondisi pasar kripto ikut tertekan oleh situasi geopolitik global. Harga minyak mentah Brent melonjak ke titik tertinggi dalam enam minggu pada angka $97,39 per barel. Kenaikan mendadak ini dipicu oleh laporan Reuters pada 3 September mengenai pecahnya kembali pertempuran antara Amerika Serikat dan Iran, memberi sentimen negatif pada aset berisiko termasuk Ethereum.
Di saat bersamaan, pasar mengantisipasi langkah pengetatan moneter bank sentral. Data pasar prediksi Kalshi menunjukkan probabilitas 53% untuk The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin pada rapat 16 September. Peluang ini memang melunak dari proyeksi 68% yang beredar pada kabar sebelumnya, namun tetap membebani pasar kripto dengan ketidakpastian.
Sinyal Teknikal Berbeda Arah
Indikator jangka pendek belum memberikan konfirmasi pembalikan bagi pembeli. Grafik empat jam Ethereum menunjukkan Relative Strength Index (RSI) di posisi 43,86 - menetap di bawah batas netral 50. Garis sinyal rata-ratanya membuntuti di 41,48, menandakan momentum jual masih mendominasi pasar.
Namun, struktur harian jangka panjang menceritakan kondisi yang jauh lebih kuat. Ethereum konsisten diperdagangkan di atas Moving Average (MA) 50 hari pada $2.064,47 dan MA 200 hari pada $2.031,85. Pergerakan garis MA50 yang menyilang ke atas MA200 juga telah membentuk pola golden cross murni.
Aliran masuk modal masih menunjukkan angka positif. Indikator Chaikin Money Flow mencatat +0,22, pertanda tekanan beli masih lebih dominan dibandingkan tekanan jual. Posisi indikator ini mulai bergerak mendatar pasca serangkaian kenaikan tajam sepanjang Agustus.
Menghitung Batas Likuidasi
Titik resistansi terdekat Ethereum kini bertengger pada garis tengah Bollinger Bands di level $2.429,79. Jika harga melewati hambatan ini, kumpulan order jual dari likuidasi terbesar sudah menunggu rapat di rentang $2.535 hingga $2.550.
๐ Baca JugaEthereum Jebol ke Bawah $2.400 - Terseret Tensi AS-Iran dan Peluang Kenaikan Bunga Fed 68%
Ancaman besar bersiaga di arah bawah. Gugusan likuidasi terdekat menumpuk di rentang harga $2.350 hingga $2.360. Penurunan yang melewati titik ini berpotensi memicu rantai penjualan paksa dari para trader yang memegang posisi long dengan leverage.
Bagi pelaku pasar harian, beroperasi di tengah selisih sempit batas likuidasi ini membawa risiko ganda. Salah membaca arah sentimen makro bisa berujung pada posisi order yang tertutup paksa akibat perubahan harga tiba-tiba.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Sebelumnya: Ethereum Jebol ke Bawah $2.400 - Terseret Tensi AS-Iran dan Peluang Kenaikan Bunga Fed 68%
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




