๐Ÿ“… Minggu, 1 November 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
FBI Nyatakan Korea Utara Bertanggung Jawab Atas Peretasan Binance $6,3 Miliar - Dananya Mengalir ke Jalur DeFi

FBI Nyatakan Korea Utara Bertanggung Jawab Atas Peretasan Binance $6,3 Miliar - Dananya Mengalir ke Jalur DeFi

Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) menyatakan Korea Utara bertanggung jawab atas peretasan aset digital senilai sekitar $6,3 miliar dari bursa kripto Binance pada Kamis, 29 Oktober 2026. Melalui rilis pers pada Sabtu, lembaga penegak hukum ini mengidentifikasi kelompok peretas negara itu dengan sebutan TraderTraitor. Kelompok ini sebelumnya dikaitkan dengan aksi pembobolan bursa Bybit sebesar $1,5 miliar pada Februari 2025.

Penyelidik mulai memetakan arah pelarian dana curian. Pengamatan FBI menunjukkan aktor TraderTraitor sebagian besar telah menukar aset jarahan menjadi Ether (ETH). Penyelidik memperkirakan kelompok ini bersiap melanjutkan pencucian uang ke tahap berikutnya melalui protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan bursa swap instan.

Pemblokiran di Jalur Protokol DeFi

Menanggapi pergerakan dana itu, FBI mengeluarkan seruan mendesak kepada berbagai pihak di sektor swasta untuk memutus jalur transaksi. Seruan ini ditujukan kepada operator THORNode, operator RPC node, bursa swap instan, protokol DeFi, hingga firma analitik on-chain. Seluruh entitas diminta memblokir semua transaksi yang mengalir dari maupun menuju daftar alamat dompet peretas yang dirilis resmi.

Langkah pencegahan mulai berjalan di tingkat jaringan. Arbitrum Security Council mengeksekusi transaksi darurat untuk membekukan dana sekitar $30,5 juta yang terhubung dengan alamat peretas 0x3E2bf1ac6bf0934BBba6456C341c2EcbCED632d5.

Berapa Banyak yang Sudah Dikeruk Pyongyang

Peretasan di Binance memperpanjang daftar operasi siber kelompok binaan Pyongyang di pasar kripto. Data keamanan dari CertiK mencatat peretas yang berafiliasi dengan Korea Utara mendominasi 60% kerugian peretasan kripto global sepanjang 2025. Dari total $3,4 miliar kerugian industri pada tahun itu, kelompok ini menjarah lebih dari $2 miliar hanya lewat 79 insiden.

Jika dihitung dalam jangka panjang, akumulasi dana jarahan bahkan lebih besar. Riset on-chain Taylor Monahan bersama CertiK mengestimasi total pencurian siber Korea Utara antara 2016 hingga awal 2026 mencapai $6,75 miliar dari 263 insiden. Pencurian aset digital ini telah berkembang menjadi instrumen pendapatan negara inti bagi Pyongyang.

Penyokong Program Senjata di Luar Anggaran Resmi

Hasil kejahatan siber ini memiliki keterkaitan langsung dengan pendanaan militer Korea Utara. Berdasarkan perkiraan MilitarySpend, pendapatan dari pencurian aset digital digunakan untuk membiayai anggaran pertahanan dan program senjata pemusnah massal (WMD). Dana dari pembobolan bursa kripto ini mengalir di luar anggaran pertahanan resmi Pyongyang yang ditaksir mencapai $6 miliar per tahun.

Peretas Korea Utara Dalangi 89% Kerugian Kripto 2026 - Akumulasi Jarahan Capai $13,24 Miliar๐Ÿ“Œ Baca JugaPeretas Korea Utara Dalangi 89% Kerugian Kripto 2026 - Akumulasi Jarahan Capai $13,24 Miliar

Daftar hitam yang disebarkan FBI kini menguji kesiapan ekosistem desentralisasi dalam merespons aliran dana ilegal. Langkah pembekuan oleh Arbitrum menunjukkan aksi cepat di tingkat protokol bisa membatasi gerak peretas, namun penanganan sisa miliaran dolar lainnya bergantung pada kecepatan koordinasi lintas platform di seluruh industri.

Dilansir dari Cointelegraph.

Sebelumnya: Peretas Korea Utara Dalangi 89% Kerugian Kripto 2026 - Akumulasi Jarahan Capai $13,24 Miliar


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share