Beban bunga dua digit akhirnya bisa ditekan. Perusahaan pertambangan Bitcoin publik yang melantai di bursa Nasdaq, PowerCompute, mengonsolidasikan utang senilai $18 juta dari tiga fasilitas lama ke dalam satu skema kredit baru. Langkah ini dieksekusi melalui kesepakatan dengan penyedia kredit Arch Lending, menggunakan mekanisme pembiayaan beragun aset kripto.
Untuk mengamankan batas kredit baru ini, PowerCompute menjaminkan 307 Bitcoin (BTC) yang diambil langsung dari simpanan kas internal mereka. Penjaminan aset ini langsung berdampak pada struktur biaya perusahaan: fasilitas kredit baru menawarkan bunga awal di angka 2% per tahun (APR). Angka ini memangkas tajam beban bunga pinjaman dari fasilitas Liebel sebelumnya yang menyentuh level 12% per tahun.
Kenapa Suku Bunga Ini Bisa Berubah
Meski ringan di awal, suku bunga 2% itu tidak dipatok mati hingga jatuh tempo. Kesepakatan dengan Arch Lending menetapkan bahwa tingkat suku bunga akan disesuaikan setiap 30 hari. Penyesuaian bulanan ini bergantung pada kondisi pasar saat evaluasi berjalan, sehingga tarif murah di awal bisa bergeser jika tren bunga kredit naik.
Mekanisme pembiayaan beragun kripto ini menjadi opsi taktis bagi PowerCompute untuk merestrukturisasi neraca keuangannya. Mereka mendapat akses modal tanpa harus melikuidasi aset kas mereka. Lewat skema ini, perusahaan tetap mempertahankan kepemilikan jangka panjang atas cadangan Bitcoin mereka tanpa terganggu urusan pelunasan kewajiban lama.
Tapi langkah ini membawa syarat ketat. Volatilitas pasar kripto menjadi penguji utama skema pinjaman ini. PowerCompute diwajibkan menyetor tambahan jaminan jika harga BTC jatuh tajam di pasar. Penurunan nilai agunan yang signifikan akan memaksa perusahaan merogoh lebih banyak aset mereka demi mengamankan posisi utang $18 juta ini.
📌 Baca JugaSpaceX Lampaui Target dengan Pendapatan $7,8 Miliar - Tapi 18.712 Bitcoin Mereka Jadi Beban Setengah Miliar Dolar
Pilihan Menahan Aset Simpanan
Bagi entitas pertambangan publik, tekanan biaya modal sering menjadi persoalan tersendiri. Melalui peleburan tiga utang lama ini, PowerCompute mendapat kelonggaran arus kas berkat menyusutnya cicilan bunga bulanan. Selisih bunga 10% dari pinjaman lama memberi ruang operasional yang lebih lega bagi perusahaan.
Keputusan menjadikan 307 BTC sebagai jaminan memperlihatkan praktik yang kini kerap dipakai perusahaan tambang: menahan hasil tambang sembari mencari likuiditas lewat jalur kredit. Selama harga Bitcoin bertahan di zona aman, utang beragun aset menjadi opsi pembiayaan murah. Bagi para pemegang saham PowerCompute, kini keamanan neraca perusahaan sedikit banyak diukur dari seberapa kuat Bitcoin menahan posisi harganya di pasar.
Dilansir dari Cointelegraph.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




