Departemen Perdagangan Provinsi Guangdong merilis draf Rencana Pembangunan 5 Tahun Ke-15 untuk rentang waktu 2026-2030. Dokumen ini menempatkan perluasan mata uang digital bank sentral (CBDC) e-CNY sebagai fokus utamanya. Draf ini mengusulkan penerapan aplikasi e-CNY untuk dua area besar: penyelesaian transaksi perdagangan internasional dan program investasi lintas batas seperti skema Wealth Management Connect.
Langkah awal dari provinsi ini mempertegas keseriusan Tiongkok dalam menyiapkan infrastruktur yuan digitalnya untuk diuji langsung di jalur niaga antarnegara.
Uji Coba Lintas Batas Perdana
Infrastruktur pembayaran e-CNY ini sejatinya sudah melalui pengujian langsung di lapangan. Bank ICBC cabang Shanghai dan cabang Singapura telah menyelesaikan transaksi e-CNY lintas batas pertama dengan nilai tagihan mencapai hampir 10 juta yuan. Transaksi bernilai besar ini digunakan spesifik untuk membayar biaya pengiriman impor komoditas besi cor antara kedua pihak.
Penyelesaian transaksi lintas negara ini dieksekusi tuntas pada hari yang sama. Seluruh prosesnya berjalan di atas platform Digital Currency Express comprehensive settlement platform (CBETS) yang sudah diperbarui dengan standar pesan keuangan ISO 20022, sebuah format standar mutlak untuk komunikasi sistem perbankan global saat ini.
Platform CBETS kini tidak berdiri sendiri dan telah mengikat kerja sama dengan 26 lembaga keuangan besar. Daftar mitranya mencakup nama seperti Standard Chartered China, Bank of China Hong Kong, hingga berbagai cabang operasional perbankan ICBC di wilayah Asia Tenggara.
Ubah Saldo Jadi Simpanan Berbunga
Inisiatif perluasan fungsi e-CNY dari tingkat provinsi ini bergerak selaras dengan arah kebijakan di tingkat pusat. Sejak bulan Januari 2026, bank sentral Tiongkok (PBOC) mengambil keputusan penting dengan mengizinkan pembayaran bunga untuk saldo yang tersimpan di dalam dompet e-CNY yang telah terverifikasi penuh.
📌 Baca JugaPutin Teken Aturan Kripto Terlengkap Rusia - Tapi Retail Cuma Boleh Beli Rp55 Juta Setahun
Keputusan dari PBOC dirancang khusus untuk mempercepat transisi fungsi e-CNY. Dari yang awalnya sekadar alat tukar harian, yuan digital kini perlahan diarahkan menjadi instrumen simpanan digital berbunga yang punya daya tarik investasi jangka panjang bagi pemegangnya.
Kombinasi antara platform berstandar global, jaringan kemitraan bank regional, dan insentif bunga dari bank sentral perlahan mematangkan ekosistem utuh e-CNY. Bagi entitas bisnis yang memiliki frekuensi perdagangan tinggi dengan mitra asal Tiongkok, opsi beralih memakai sistem pembayaran digital ini kian nyata di depan mata dan berpotensi merombak rute penyelesaian transaksi harian mereka.
Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




