๐Ÿ“… Rabu, 21 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN

Cumulative Volume Delta (CVD)

Cumulative Volume Delta (CVD) adalah indikator analisis pasar yang mengukur selisih kumulatif antara volume transaksi beli agresif dan jual agresif secara terus-menerus. Indikator ini membantu trader melihat apakah pembeli atau penjual yang sedang mendominasi pergerakan pasar, sehingga mempermudah deteksi kejenuhan tren serta potensi pembalikan arah harga aset kripto secara akurat.

๐Ÿ”Š Cara baca: kyu-myu-le-tif vo-lyum del-ta

Penjelasan

Dalam perdagangan kripto, setiap transaksi melibatkan dua pihak: pesanan pasif yang menunggu di buku pesanan dan pesanan pasar agresif yang langsung dieksekusi saat itu juga. Delta volume dihitung dengan cara mengurangi volume penjualan agresif dari volume pembelian agresif pada suatu periode waktu.

Cumulative Volume Delta kemudian menjumlahkan hasil selisih volume tersebut secara terus-menerus sepanjang waktu sehingga membentuk satu garis grafik yang berkesinambungan. Grafik ini memperlihatkan arus tekanan modal bersih yang benar-benar masuk atau keluar dari pasar.

Dengan memantau garis CVD bersamaan dengan pergerakan grafik harga, pelaku pasar dapat menilai apakah kenaikan atau penurunan harga didukung oleh volume transaksi nyata dari pihak pembeli atau penjual yang dominan.

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Konteks Indonesia

Di Indonesia, indikator teknikal seperti Cumulative Volume Delta tidak diatur secara khusus oleh regulator karena murni berupa alat analisis grafik matematis, namun sangat bermanfaat bagi masyarakat yang aktif memperdagangkan aset kripto sebagai komoditi di bursa resmi berstatus Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) di bawah pengawasan masa transisi OJK/Bappebti untuk menyusun strategi transaksi yang lebih matang.

Contoh

Ibarat menghitung selisih jumlah karung beras yang diborong langsung secara terburu-buru dibanding karung beras yang diobral buru-buru oleh pedagang di sebuah toko sembako kelontong. Jika setiap hari beras yang diborong langsung selalu lebih banyak daripada yang diobral, catatan pembukuan toko akan menunjukkan saldo akumulasi positif yang membuktikan bahwa permintaan pembeli sedang sangat perkasa.

๐Ÿ’ก Fakta Menarik: Konsep penghitungan delta volume awalnya dikembangkan untuk pasar saham dan komoditas berjangka tradisional di Chicago, sebelum akhirnya diadopsi luas oleh para pedagang kripto modern.
โš ๏ธ Salah Kaprah Umum: Banyak pemula mengira garis CVD yang naik pasti membuat harga ikut naik seketika, padahal harga bisa tertahan atau berbalik jika ada pesanan jual pasif berukuran raksasa yang menyerap seluruh pembelian pasar.

Apa arti perbedaan arah antara grafik harga dan garis CVD?

Kondisi ini disebut divergensi, terjadi ketika harga aset terus naik tetapi grafik CVD justru menurun, menandakan kenaikan harga mulai kehilangan dorongan pembeli agresif dan rentan mengalami pembalikan arah.

Apa perbedaan antara volume perdagangan biasa dan Cumulative Volume Delta?

Volume biasa hanya mencatat total seluruh transaksi yang terjadi tanpa membedakan pihak yang berinisiatif, sedangkan CVD secara spesifik menghitung selisih bersih antara transaksi beli agresif dan jual agresif.

๐Ÿง  Uji Paham

Istilah Terkait

← Kembali ke Glosarium A-Z

Terakhir diperbarui 9 Oktober 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.

๐Ÿ”— Sematkan di Situsmu

Blogger/media lain boleh pasang kartu definisi ini di situs sendiri (gratis, ada link balik ke sini):

Cara mengutip: "Cumulative Volume Delta (CVD)." Glosarium Kripto Kabar Bitcoin. Diakses 21 Oktober 2026, dari https://kabarbitcoin.com/glosarium/cumulative-volume-delta/
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.