Aset kripto berbasis biometrik kini mengetuk pintu bursa saham tradisional. Grayscale resmi menyerahkan dokumen pendaftaran ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk meluncurkan Grayscale Worldcoin ETF. Produk investasi dengan kode perdagangan GWLD ini direncanakan melantai di bursa saham Nasdaq.
Kabar pengajuan ini langsung mendorong harga token WLD naik 4,5% ke level $0,37. Kenaikan harga ini memberi sedikit napas ke pasar, meski perjalanannya kembali ke titik puncak masih jauh - nilai WLD hari ini terpaut 97% di bawah rekor tertingginya pada bulan Maret 2024 di angka $11,80.
Dana ETF baru ini akan menampung token WLD asli. Ini berarti produk itu memegang aset langsung di spot market, bukan instrumen derivatif atau kontrak berbalut leverage. Penetapan harganya akan mengacu pada CoinDesk Worldcoin Benchmark Rate. Untuk mengamankan aset, Grayscale menunjuk BitGo Bank & Trust sebagai kustodian. Sementara itu, urusan administrasi dan agen transfer dipercayakan penuh kepada Bank of New York Mellon.
Bentuk Keranjang dan Biaya yang Belum Jelas
Mekanisme pembuatan dan penebusan saham berjalan dalam struktur blok yang berisi 10.000 lembar keranjang investasi. Transaksi saham ini nantinya bisa diselesaikan dengan dua pilihan - menggunakan token WLD langsung atau ditukar menjadi uang tunai melalui penyedia likuiditas. Meski kerangka kerjanya sudah dijabarkan dalam berkas awal, rincian mengenai besaran biaya manajemen dan setoran modal belum dibuka ke publik. Detail angka-angka ini baru akan dimuat dalam amandemen prospektus berikutnya yang diserahkan ke SEC.
Proyek World Network sendiri, yang dipimpin oleh Sam Altman bersama Alex Blania, bertumpu pada identitas digital berkonsep proof-of-personhood. Ekosistemnya dirancang saling terhubung melalui pemindai iris mata Orb, dompet World App, hingga jaringan layer-2 World Chain. Pasokan per 30 Juni 2026 menunjukkan data yang masif: sekitar 3,5 miliar token WLD telah beredar. Aset ini mencatat kapitalisasi pasar $1,4 miliar dengan rata-rata volume perdagangan harian $135,1 juta, menjadikannya aset kripto terbesar ke-41.
📌 Baca JugaCardano Lepas Kendali ke Tangan Komunitas Lewat Hard Fork van Rossem - Buka Jalur Tampung Bitcoin $1,6 Triliun
Risiko Biometrik dan Sentralisasi
Membawa sistem identitas berbasis data mata ke pasar modal memunculkan daftar peringatan baru bagi calon investor. Di dalam prospektusnya, Grayscale terus terang mencantumkan praktik pengumpulan data iris mata pengguna sebagai salah satu titik rawan. Mereka juga menyoroti peran sequencer yang masih dikendalikan terpusat di World Chain, fluktuasi harga WLD yang tajam, hingga kemungkinan aset ini dikategorikan sebagai sekuritas oleh pihak otoritas AS.
Aplikasi ETF ini bakal menjadi ujian nyata bagi regulator. Pemegang WLD sekarang tidak punya pilihan selain memantau sikap otoritas - apakah proyek identitas biometrik punya kursi di bursa sekelas Nasdaq, atau izinnya tertahan oleh aturan privasi berlapis. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




