Hampir 200.000 XRP bernilai sekitar $202.000 mengalir keluar dari jembatan XRP Ledger milik proyek Tx pada 9 Agustus 2026. Penyerang membobol sistem ini bukan lewat peretasan rumit, melainkan dengan memanipulasi perangkat lunak jembatan agar membaca transaksi kosong sebagai deposit asli.
Platform analitik XRPL mencatat jembatan itu melepas total 199.916 XRP. Proses ini berlangsung lewat 94 kali pembayaran yang dicicil selama 97 menit. Setiap pembayaran mendapat otorisasi penuh dari 17 dari 28 relayer yang bertugas menjaga jembatan antar-jaringan ini.
Bagaimana Relayer Terkecoh
Celah ini berawal dari kesalahan perangkat lunak dalam membaca arus dana. Sistem jembatan mencatat transaksi mandiri (self-directed) milik penyerang sebagai setoran XRP masuk, padahal sama sekali tidak ada koin yang ditaruh di sana. Berbekal setoran palsu itu, penyerang mencetak XRP tanpa jaminan di Tx Chain, lalu menukarnya kembali lewat jembatan untuk menarik XRP sungguhan.
Awalnya sempat beredar spekulasi bahwa eksploitasi ini memanfaatkan celah pada fitur “rippling” bawaan XRPL. Namun, hasil penyelidikan memastikan masalahnya murni karena relayer keliru mengenali transaksi penyerang sebagai deposit masuk. Reza Bashash, pimpinan CoreNest Capital sekaligus co-founder Sologenic dan Coreum, telah mengonfirmasi alur pergerakan dana curian ini.
Kasus ini menjadi peringatan bagi pengembang infrastruktur lintas-rantai. Tx sendiri adalah ekosistem layer-1 yang baru diluncurkan pada Maret 2026 dari gabungan blockchain Coreum dan Sologenic. Sebelum dirilis ke publik, jembatan Tx sudah melewati beberapa ronde audit internal maupun pihak ketiga. Ironisnya, kelemahan logika pembacaan deposit yang mendasar ini luput dari mata para auditor.
Pelarian ke Tornado Cash
Setelah mendapatkan ratusan ribu XRP asli, penyerang langsung bermanuver menghapus jejak. Mereka menukar XRP menjadi Ethereum, lalu memindahkannya ke jaringan Ethereum menggunakan protokol THORChain. Pelarian ini bermuara pada satu titik akhir yang sering diandalkan peretas: seluruh dana curian dimasukkan ke Tornado Cash.
๐ Baca JugaHacker Kuras 200.000 XRP dari Jembatan Tx dalam 97 Menit - Modusnya Sesederhana Kuitansi Bodong
Sebagai respons atas pembobolan ini, Tx telah menghentikan seluruh operasi jembatan dan mulai menambal kode mereka yang cacat. Perusahaan kini menyewa spesialis forensik blockchain untuk melacak sisa pergerakan dana, sekaligus melaporkan insiden pencurian ini ke pusat komplain kejahatan internet FBI (Internet Crime Complaint Center).
Di bursa terbuka, pencurian senilai $202.000 ini nyaris tidak berdampak apa-apa pada pergerakan harga. XRP tetap stabil di sekitar $1 dengan kapitalisasi pasar mencapai $64 miliar. Aset ini mencatat penurunan tipis sekitar 5,5% dalam 30 hari terakhir, namun tren itu tidak terkait langsung dengan insiden jembatan Tx.
Audit berlapis ternyata belum cukup mengamankan gerbang lintas-jaringan. Ketika sistem penjaga tak bisa membedakan mana uang masuk dan mana transaksi ilusi, belasan gembok persetujuan pun jadi tidak berarti.
Dilansir dari Decrypt.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




