๐Ÿ“… Kamis, 20 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Kalshi Dilarang Buka Taruhan Politik di Washington - Seminggu Kemudian Mereka Ajukan Pasar Tembaga ke CFTC

Kalshi Dilarang Buka Taruhan Politik di Washington - Seminggu Kemudian Mereka Ajukan Pasar Tembaga ke CFTC

Kurang dari seminggu setelah hakim Washington melarang Kalshi menawarkan taruhan olahraga, pemilu, dan politik di negara bagian itu, platform ini langsung memutar haluan. Kalshi resmi mengajukan permohonan ke Commodity Futures Trading Commission (CFTC) pada 18 Agustus 2026 untuk meluncurkan COPPERPERP, kontrak perpetual futures berbasis harga tembaga.

Ekspansi ini membawa Kalshi keluar dari batas pasar prediksi berbasis peristiwa dan terjun langsung ke arena derivatif komoditas bernilai tinggi.

Data Blockchain untuk Logam Tradisional

Pasar tembaga global selama ini dikuasai oleh bursa raksasa seperti CME COMEX, London Metal Exchange, dan Shanghai Futures Exchange. Kalshi mencoba menembus dominasi itu dengan menanamkan mekanisme industri kripto ke dalam produk mereka. Kontrak COPPERPERP melacak harga spot tembaga dalam dolar AS per pon dengan mengandalkan pasokan data dari Pyth Network, penyedia layanan oracle harga yang berjalan di atas blockchain.

Setelmen akhir transaksi diselesaikan murni dalam bentuk tunai, tanpa ada kewajiban serah terima logam fisik antarpedagang. Untuk memastikan harga kontrak tidak melenceng dari harga spot aslinya, platform menerapkan mekanisme pembayaran pendanaan berkala (periodic funding payments). Sistem ini merupakan adaptasi langsung dari standar operasi bursa kripto dalam menyeimbangkan harga instrumen perpetual.

Mengincar Bahan Baku Pusat Data AI

Tembaga saat ini menjadi bahan bangunan vital bagi teknologi masa depan. Logam industri ini menduduki posisi kritis sebagai tulang punggung infrastruktur modern, mulai dari jaringan listrik, kendaraan listrik, perangkat elektronik, hingga deretan pusat data AI global yang memakan banyak daya.

Masuknya Kalshi ke komoditas fisik ini berselang tiga bulan setelah mereka mendapat restu CFTC untuk memperdagangkan Bitcoin perpetual futures pada Mei 2026. Langkah ini tidak berdiri sendiri di industri prediksi. Rival utama mereka, Polymarket, juga merancang penawaran perpetual futures yang menjadikan saham-saham populer seperti Nvidia dan Coinbase sebagai aset referensi utamanya.

Coinbase Integrasikan Leverage 50x ke Base App - Kubur Janji Aplikasi Serba Ada yang Gagal๐Ÿ“Œ Baca JugaCoinbase Integrasikan Leverage 50x ke Base App - Kubur Janji Aplikasi Serba Ada yang Gagal

Pertaruhan Arena Derivatif Baru

Proposal Kalshi muncul di tengah momentum pergeseran sikap regulator derivatif di Amerika Serikat. Gedung Putih ikut mewarnai tren ini setelah Donald Trump menyatakan niatnya untuk membawa Hyperliquid, sebuah bursa perpetual futures terdesentralisasi, agar bisa beroperasi legal di pasar domestik AS.

Bagi pelaku pasar ritel, rentetan peristiwa ini mengubah peta arena perdagangan. Instrumen perpetual futures yang dulunya hanya dikenal sebagai alat spekulasi kripto kini diakui sebagai jalan raya baru untuk memperdagangkan aset riil. Ketika bandar tebak peristiwa berevolusi menjadi pesaing bursa komoditas Wall Street, para pedagang akan memiliki lebih banyak pintu untuk bertaruh pada bahan baku dunia nyata.

Dilansir dari Decrypt.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share