Token ENA milik Ethena diperdagangkan di kisaran harga $0,147 pada 27 Agustus 2026. Angka transaksi itu mempertahankan tingkat kenaikan mingguan sebesar 25%, didorong oleh lonjakan volume perdagangan harian yang menembus nilai $1,04 miliar - lompatan 319% tepat setelah pengumuman kemitraan strategis dengan FalconX dirilis ke publik.
Cadangan USDe Jadi Pinjaman Institusional
Kedua perusahaan sepakat membentuk fasilitas pinjaman gudang (warehouse lending) bernilai total $1 miliar. Melalui kesepakatan ini, seluruh aset cadangan yang menyokong nilai synthetic dollar USDe bisa dimanfaatkan sebagai pinjaman dengan jaminan berlebih (overcollateralized) bagi deretan peminjam institusional besar.
Langkah bisnis ini membawa harga menembus rentang sempit $0,075-$0,095 yang membelenggu token ENA sepanjang bulan Juli hingga paruh awal Agustus. Arus pembelian yang masuk sejak 20 Agustus mendorong harga bergerak ke level $0,180 - naik hampir 54% dari titik pembukaan harga mingguan.
Pembeli memborong aset begitu cepat hingga indikator RSI harian menyentuh angka 88, penanda datangnya status jenuh beli yang dalam. Sinyal jenuh beli memicu aksi ambil untung di pasar dan membuat harga ENA berbalik arah, terkoreksi 18% dari puncaknya menuju posisi harga saat ini.
Risiko Konsentrasi Dompet dan Rotasi Pasar
Arah harga ENA ke depan ikut dipengaruhi oleh struktur konsentrasi kepemilikan token. Saat ini, 100 dompet ENA terbesar di dalam jaringan menguasai 90% dari total pasokan beredar, membawa beban risiko konsentrasi yang mengintai posisi pemodal ritel.
Data penyedia likuiditas CoinGlass melengkapi dinamika transaksi dengan temuan penumpukan posisi leverage dalam jumlah besar di sekitar titik $0,150. Angka pertahanan ini berubah menjadi area kritis yang menentukan arah kelanjutan harga ENA dalam jangka waktu pendek.
Beban harga ENA bertambah seiring pergeseran arah selera investasi di pasar kripto. Angka dominasi Bitcoin perlahan naik menembus 59,8%, sementara Indeks Musim Altcoin anjlok dari level 51 ke 33. Arus rotasi modal yang berpindah ke Bitcoin memberi tekanan pada ruang gerak barisan altcoin.
๐ Baca JugaSolana Pangkas Jadwal Inflasi 3 Tahun Lebih Cepat - dan Charles Schwab Bersiap Buka Gerbang ke Puluhan Juta Nasabah
Batas Dukungan Terakhir Indikator Harga
Pantauan grafik empat jam memperlihatkan pergerakan momentum transaksi jual dan beli yang kembali seimbang. Nilai RSI bertengger di angka 51,32, berada sedikit di atas pergerakan garis sinyal 48,83. Garis MACD pada kerangka waktu empat jam menunjuk ke dalam zona pergerakan turun, tapi barisan histogram merah yang kian menyempit menandakan bahwa tekanan aksi jual perlahan kehilangan tenaga.
Selama harga koin mampu dipertahankan di atas garis dukungan Supertrend harian pada batas $0,1202, pandangan pemulihan tren naik aset ENA tetap berlaku. Bila harga jatuh menembus batas bawah itu, kesepakatan bisnis satu miliar dolar sekalipun mungkin tidak sanggup menahan arus keluar modal. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: SEC Publikasikan Berkas ETF XRP 21Shares - Akses Portofolio Institusi Makin Terbuka di Era Atkins
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




