SEC menyatakan Form S-4 Evernorth Holdings efektif pada 27 Agustus, meresmikan langkah menuju pemungutan suara oleh pemegang saham Armada Acquisition Corp. II. Rapat khusus virtual pada 30 September 2026 akan menjadi penentu akhir nasib merger yang mengincar target dana kotor melampaui $1 miliar.
Bila pemegang saham setuju, perusahaan gabungan hasil merger bakal langsung melantai di bursa Nasdaq memakai ticker XRPN. Proses pendaftaran yang disahkan mencakup transaksi pencatatan sekitar 34,5 juta saham biasa. Terdapat juga waran untuk sekitar 11,5 juta saham tambahan, dengan rincian kompensasi ekuitas untuk CEO Asheesh Birla ditaksir bernilai sekitar $44 juta.
Dukungan Dana dan Ratusan Juta XRP
Sejarah aksi korporasi bermula dari keberhasilan Armada mengumpulkan $230 juta melalui penawaran umum perdana pada Mei 2025. Pergeseran haluan terjadi di bulan Agustus 2025 ketika sponsor berpindah tangan ke Arrington XRP Capital Fund, menyusul pembelian sekuritas bernilai $6,6 juta yang membuka jalan bagi pembentukan perbendaharaan kripto.
Evernorth membawa aset yang masif ke pasar saham. Laporan dokumen menyebutkan kepemilikan perusahaan mendekati 473 juta XRP. Angka itu semakin besar berkat Ripple yang ikut berkontribusi dengan menyetorkan lebih dari 126,7 juta XRP. Untuk keperluan transaksi merger, harga referensi kontrak dipatok pada angka $2,36609 per keping XRP.
Rencana peluncuran XRPN didukung deretan komitmen pendanaan dari pemain besar industri. Selain Ripple, entitas seperti SBI Group, Arrington Capital, Pantera Capital, Kraken, dan GSR ikut masuk barisan penyokong dana pembentuk valuasi perusahaan.
Opsi Penebusan Sebelum Tenggat Waktu
Menjelang hari pemungutan suara, pemegang saham publik Armada mengantongi hak khusus. Mereka diperbolehkan menyetujui proses merger, tetapi pada saat bersamaan tetap bisa meminta penebusan atas saham yang mereka miliki. Investor yang memilih opsi menarik dana wajib mengajukan permintaan paling lambat 28 September, batas waktu yang berjarak dua hari kerja sebelum rapat virtual.
๐ Baca JugaKemitraan $1 Miliar dengan FalconX Dorong ENA Naik 25% - Tapi Rotasi ke Bitcoin Uji Kekuatan Reli
Bagian terpenting dari seluruh proses perizinan terletak pada batas kewenangan regulator. Status S-4 yang dinyatakan efektif oleh SEC sekadar mengonfirmasi dokumen memenuhi kelengkapan administrasi. Lembaga pengawas menegaskan pengesahan itu bukan berarti mereka menyetujui merger atau merestui model bisnis Evernorth. Masa depan pencatatan saham perdana berbasis perbendaharaan XRP kini murni menunggu keputusan akhir pemilik modal. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: SEC Publikasikan Berkas ETF XRP 21Shares - Akses Portofolio Institusi Makin Terbuka di Era Atkins
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




